Smart Search
Cari koleksi dengan cepat sesuai kebutuhan Anda.ABSTRAK
Konstitusi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO,1948) Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 H dan Undang-Undang Nomor 23/1992 tentang kesehatan, seperti yang dikutip dalam Depkes, 2007 menetapkan bahwa kesehatan adalah hak fundamental setiap penduduk. Oleh karena itu setiap individu, keluarga dan masyarakat berhak memperoleh perlindungan terhadap kesehatannya, dan negara bertanggung ja…
ABSTRAK
Tingkat perkembangan masing-masing posyandu tidak sama, sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh wilayah dimana posyandu itu berada. Untuk mempermudah melakukan pembinaan, maka Departemen Kesehatan melakukan klasifikasi tingkat kemandirian posyandu dalam 4 tingkatan yaitu strata pratama,strata madya,strata purnama dan strata mandiri (Depkes,1995). Indikator pencapaian posyandu…
ABSTRAK
Gangguan otot rangka / Musculoskeletal disorders (MSDs) adalah gangguan pada bagian-bagian otot skeletal yang dirasakan oleh pekerja mulai dari keluhan ringan sampai sangat sakit. Apabila otot menerima beban statis secara berulang dan dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan gangguan berupa kerusakan sendi, ligament, dan tendon. Kerusakan inilah yang disebut gangguan otot …
ABSTRAK
Dalam melaksanakan program kesehatan disektor kesehatan tidak hanya pada kalangan tertentu saja melainkan pada seluruh sektor termasuk pembangunan kesehatan di tempat kerja. Dalam undang-undang nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan yaitu pasal 23 di nyatakan bahwa: upaya kesehatan dan keselamatan kerja (K3) harus dilaksanakan di tempat kerja khususnya tempat kerja yang mempuny…
ABSTRAK
Pembangunan kesehatan dengan upaya memenuhi keputusan pelayanan kesehatan yang terus meningkat dan komplek, merupakan bagian terpadu dari pembangunan sumber daya manusia. Pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan. Dimana untuk pendidikan yang menghasilkan tenaga kesehatan profesional adalah pada jenjang pendidikan tinggi dalam bentuk pendidikan akademik.…
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran karaktenistik pasien bedah yang menggunakan kamar operasi untuk kasus bedah bersih dan bersih terkontaminasi di Rumah Sakit Puri Cinere Jakarta tahun 2002. Penelitian ini dilakukan di kamar operasi Rumah Sakit Puri Cinere dengan pengumpulan data yang diperoleh dari hasil kegiatan operasi pada bulan Juni sampai dengan Agustus…
ABSTRAK
Suatu pelayanan kesehatan disebut sebagai pelayanan kesehatan bermutu apabila telah memenuhi standar pelayanan yang dapat memuaskan konsumennya. Dalam hal ini penulis melakukan evaluasi tentang kinerja yang telah dijalankan Klinik Aji Waras dengan mengukur tingkat kepuasan pelanggannya yang dibandingkan dengan tingkat kepentingan peianggan terhadap pelayanan yang diberikan ole…
ABSTRAK
Kepuasan pasien adalah suatu alat pengontrol bagi rurnah sakit untuk meningkatkan mutu Iayanan kesehatan bagi pasien. Dan dengan kondisi persaingan bisnis dan masyarakat yang semakin kritis, diharapkan rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang lebih balk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan petugas di poliklinik Rumah Sakit Karya…
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kepuasan pasien di Poliklinik Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta secara keseluruhan menurut kemampuan petugas dalain memberikan pelayanan (reliability), kesediaan melayani (responsiveness), pengetahuan dan keterampilan petugas (assurance). perhatian petugas (empathy), sarana fisik dari RS (tangibles) dan hubungan …
ABSTRAK
Manajemen rumah sakit berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang berkuaiitas kepada pasien dalam rangka memenuhi kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Haji Jakarta tahun 2001 Dengan indikator kepuasan pasien dalam hubungannya dengan pelayanan pendaft…