Smart Search
Cari koleksi dengan cepat sesuai kebutuhan Anda.Hidrolisis gelatin melalui proses enzimatik bertujuan untuk memecah protein menjadi peptida yang memiliki ukuran lebih kecil sehingga menghasilkan aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kimia serta potensi aktivitas antioksidan dari hidrolisat gelatin dan fraksi hidrolisat gelatin sisik ikan kakap putih (Lates calcarifer) yang diekstraksi menggunakan…
Daun salam koja (Murraya koenigii L.Spreng.) memiliki aktivitas antioksidan sehingga dapat diformulasikan dalam sediaan masker peel-off. Pembentuk film dan plasticizer merupakan komponen yang dapat mempengaruhi karakteristik masker peel-off. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan variasi konsentrasi PVA dengan gliserol terhadap karakteristik fisik dan menguji aktiv…
Sediaan sustained release dirancang untuk memperpanjang durasi kerja obat dengan memperlambat pelepasannya seperti Diltiazem Hidroklorida yang memiliki waktu paruh pendek (3-5 jam). Polimer matriks merupakan salah satu komponen yang mempengaruhi pelepasan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi konsentrasi pektin sebagai matriks dan kalsium sebagai crosslinker terhadap pele…
Sarang burung walet putih (Aerodramus fuchipagus) mengandung glikoprotein, yang mempunyai aktivitas antioksidan. Pemanfaatan sarang burung walet sebagai antioksidan dapat ditingkatkan dengan memformulasikannya dalam bentuk sediaan krim tipe minyak dalam air (M/A). Salah satu komponen bahan yang digunakanan adalah emulgator. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh perbandingan k…
Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menangkal atau meredam efek negatif oksidan dalam tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan pada gelatin, hidrolisat, dan fraksi. Metode yang digunakan yaitu metode ABTS dan FRAP. Pada pengujian karakteristik kimia kadar protein gelatin memiliki kadar protein sebesar 920,857 mg/g, hidrolisat sebesar 848,387 mg/g, fraksi 3…
Temu giring (Curcuma heyneana Valeton & Zijp) mengandung senyawa yaitu minyak atsiri, kurkumin, tanin, saponin, flavonoid, dan pati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cara pengeringan temu giring terhadap kadar fenol total, flavonoid total serta aktivitas antioksidan dengan tiga metode pengeringan yaitu sinar matahari, kering angin dan oven. Metode ekstraksi yang digunakan …
Pengeringan merupakan salah satu tahapan terpenting terhadap mutu simplisia, selain itu pengeringan juga dapat mempengaruhi senyawa kimia dan efek farmakologis yang terkandung di dalam tanaman. Temu giring (Curcuma heyneana Valeton & Zipj) banyak digunakan untuk merawat kulit, menjaga kesegaran tubuh, sebagai obat cacing, antibakteri, serta memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Pen…
Temu giring (Curcuma heyneana Valeton & Zijp) merupakan tanaman dari genus Curcuma yang mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar fenolik dan flavonoid total serta aktivitas antioksidan dari rimpang temu giring segar dan kering (Curcuma heyneana Valeton & Zijp). Metode ekstraksi yang digunakan adalah …
Daun Sterculia papuana T., berpotensi mengandung senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak, fraksi, dan subfraksi daun Sterculia papuana T. Metode penelitian meliputi ekstraksi menggunakan etanol 70% dengan metode maserasi, dilanjutkan dengan fraksinasi cair-cair menggunakan pelarut nheksan, …
Curcuma heyneana merupakan salah satu rimpang yang termasuk dalam keluarga Zingiberaceae, yang memiliki kandungan senyawa metabolit berupa fenolik dan flavonoid. Senyawa fenolik dan flavonoid ini memiliki aktivitas antioksidan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar fenolik dan flavonoid total serta aktivitas antioksidan pada ekstrak rimpang temu giring. Metode ekstraksi ya…