Smart Search
Cari koleksi dengan cepat sesuai kebutuhan Anda.Kulit kedelai edamame (Glycine max (L.) Merr.) merupakan limbah industri pengolahan edamame yang mengandung protein kasar cukup tinggi (10,5%) namun belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimal hidrolisis protein kulit edamame menggunakan enzim protease melalui metode Response Surface Methodology (RSM) dengan rancangan Box-Behnken Design (BBD), se…
Rumput laut Gracilaria gracilis berpotensi sebagai sumber peptida bioaktif antitirosinase yang dapat dikembangkan sebagai alternatif bahan pencerah kulit alami. Asam kojat yang umum digunakan sebagai inhibitor tirosinase memiliki risiko efek samping pada penggunaan jangka panjang, sehingga diperlukan kandidat bahan aktif yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antitiros…
Kulit kopi robusta (Coffea canephora) berpotensi sebagai sumber peptida bioaktif inhibitor tirosinase. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik dan aktivitas antitirosinase protein isolat, hidrolisat, serta fraksi peptida kulit kopi robusta. Isolat diperoleh melalui pengendapan isoelektrik, dilanjutkan hidrolisis enzimatik dan fraksinasi membran MWCO (3 kDa). Hasil penelitian menunju…
Diabetes melitus ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah, sehingga penghambatan enzim α-glukosidase menjadi salah satu strategi terapi utama. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi hidrolisat protein kulit kopi arabika sebagai inhibitor α-glukosidase. Isolat protein diperoleh melalui metode alkali–pengendapan isoelektrik dengan rendemen 0,95% dan kadar protein sebesar 74,76%, k…
Kulit kopi Arabika (Coffea arabica L.) merupakan bahan alami yang berpotensi sebagai sumber protein dan peptida bioaktif dengan aktivitas antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keefektifan hidrolisis enzimatik protein kulit kopi Arabika, mengkarakterisasi isolat dan hidrolisat melalui analisis profil asam amino, serta membandingkan aktivitas antiinflamasi isolat protein, hidro…
Gelatin merupakan hasil hidrosis molekul kolagen. hidrolisat gelatin yang diperoleh secara enzimatik menggunakan enzim protease (Bacillus licheniformis) dengan konsentrasi 1,5% dan difraksinasi dengan Molecular Weight Cut Off ukuran < 3 – 50 kDa. Analisa profil bobot molekul menggunakan metode SDS-PAGE (Sodium Dodecyl Sulfate Polyacrylamide Gel Electrophoresis) menyebabkan protein mengal…
Gelatin merupakan biopolimer yang diperoleh dengan mendenaturasi dan menghidrolisis sebagian kolagen dari jaringan ikat dan tulang hewan. Gelatin diekstraksi dari sisik ikan nila merah (Oreochromis niloticus) dengan perasaan jeruk nipis menggunakan autoklaf selama 90 menit pada suhu 121 . Hidrolisis gelatin dilakukan untuk memecah struktur polipeptida gelatin menjadi lebih sederhana. Hidro…
Hidrolisat protein dari ampas kedelai (Glycine max (L.) Merr.) telah dibuat melalui proses hidrolisis enzimatik menggunakan enzim protease dari bakteri Bacillus licheniformis dengan kondisi optimum yang terpilih yaitu konsentrasi enzim 1,2%, waktu 2,6 jam dan suhu hidrolisis 59℃ dengan respon nilai derajat hidrolisis 92.9319%. Berdasarkan analisis spektrum FTIR, produk HSP mengandung…