Smart Search
Cari koleksi dengan cepat sesuai kebutuhan Anda.ABSTRAK
Tingkat perkembangan masing-masing posyandu tidak sama, sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh wilayah dimana posyandu itu berada. Untuk mempermudah melakukan pembinaan, maka Departemen Kesehatan melakukan klasifikasi tingkat kemandirian posyandu dalam 4 tingkatan yaitu strata pratama,strata madya,strata purnama dan strata mandiri (Depkes,1995). Indikator pencapaian posyandu…
ABSTRAK
Gangguan otot rangka / Musculoskeletal disorders (MSDs) adalah gangguan pada bagian-bagian otot skeletal yang dirasakan oleh pekerja mulai dari keluhan ringan sampai sangat sakit. Apabila otot menerima beban statis secara berulang dan dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan gangguan berupa kerusakan sendi, ligament, dan tendon. Kerusakan inilah yang disebut gangguan otot …
ABSTRAK
Dalam melaksanakan program kesehatan disektor kesehatan tidak hanya pada kalangan tertentu saja melainkan pada seluruh sektor termasuk pembangunan kesehatan di tempat kerja. Dalam undang-undang nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan yaitu pasal 23 di nyatakan bahwa: upaya kesehatan dan keselamatan kerja (K3) harus dilaksanakan di tempat kerja khususnya tempat kerja yang mempuny…
ABSTRAK
Penelitian dibeberapa negara menunjukkan bahwa bekerja sebagai pengemudi bus kota beresiko tinggi terhadap gangguan kesehatan (Kompier, 1996). Berbagai faktor kondisi pekerjaan maupun lingkungan kerja yang dapat menimbulkan stres, menurut pengamatan penulis, ditemui pada pengemudi Bus Pool Patas P157 jurusan Tangerang-Senen, belum ada penelitian mengenai tingkat stres pada pen…
ABSTRAK
Kegiatan posyandu merupakan salah satu bentuk UKBM yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Keberhasilan kegiatan posyandu sangat bergantung pada partisipasi secara aktif dari kader y…
ABSTRAK
Masalah ergonomi dalam dunia industri sangat signifikan dampaknya, khususnya dalam sektor informal. Hal ini dikaitkan dengan masih banyaknya aktivitas yang dilakukan secara manual dengan menggunakan tenaga manusia tanpa dilengkapi alat bantu untuk mempermudah aktivitas pekerja, yang pada akhirnya dapat berkontribusi menimbulkan gangguan otot rangka pada beberapa bagian tubu Pa…