Smart Search
Cari koleksi dengan cepat sesuai kebutuhan Anda.Pada buah cabai hijau besar mengandung senyawa seperti kapsaisin dan flavonoid. Hasil rendemen yang didapat menggunakan ekstrak etanol 70% buah cabai hijau besar adalah menit ke 20 sebesar 49.8, menit ke 30 sebesar 51.4 dan dimenit ke 40 sebesar 54.7. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pwngaruh variasi waktu ekstraksi dengan metode utrasonik pada buah cabai hijau besar. Pengujian kadar k…
Daun kersen (Muntingia calabura L.) diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder yang berpotensi memberikan aktivitas farmakologis, salah satunya sebagai antiinflamasi. Uji sitotoksisitas terhadap sel makrofag RAW 264.7 merupakan tahapan awal untuk mengevaluasi keamanan dan potensi biologis suatu ekstrak secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sitotoksik ekstrak etan…
Kerusakan hati akibat paparan radikal bebas dapat menyebabkan gangguan fungsi hati yang ditandai dengan meningkatnya kadar bilirubin. Daun melon honeydew (Cucumis melo L. var. melo) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan sehingga diduga memiliki aktivitas hepatoprotektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas hepatoprotektor ekstrak eta…
Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada perempuan. Daun sengkubak (Pycnarrhena cauliflora (Miers.) Diels) mengandung flavonoid yang berpotensi sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas sitotoksik ekstrak etanol 70% daun sengkubak terhadap sel MCF-7 serta kadar flavonoid totalnya. Kadar flavonoid total ditentukan dengan metode alumi…
Luka terbuka merupakan kerusakan jaringan yang dapat memicu respons inflamasi sehingga memerlukan penanganan yang tepat untuk mempercepat proses penyembuhan. Salah satu parameter yang dapat digunakan untuk mengevaluasi proses penyembuhan luka adalah kadar Interleukin-10 (IL-10), yaitu sitokin antiinflamasi yang berperan dalam mengendalikan respons inflamasi. Kemangi (Ocimum americanum L.) diket…
Kemangi (Ocimum americanum L.) merupakan tanaman yang mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid dan fenolik yang berpotensi sebagai agen fotoprotektif alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan flavonoid total, fenolik total, serta aktivitas SPF dari ekstrak batang dan daun kemangi berdasarkan variasi pelarut. Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan pelarut deng…
Luka adalah salah satu kondisi terjadinya kerusakan atau cedera pada jaringan yang dapat mengganggu fungsi kulit dan berisiko menimbulkan infeksi. Proses penyembuhan luka sering terhambat oleh radikal bebas yang berlebihan. Enzim Superoxide Dismutase (SOD) berperan penting sebagai antioksidan untuk mempercepat pemulihan. Kemangi (Ocimum americanum L.) diketahui memiliki senyawa bioaktif yang be…
Penyembuhan luka sering terhambat oleh stres oksidatif yang ditandai dengan peningkatan kadar Malondialdehid (MDA). Batang kemangi (Ocimum americanum L.) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid dan fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan, namun pemanfaatannya selama ini masih terbatas dibandingkan bagian daunnya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas emulgel ekstrak bertingka…
TNF-α merupakan sitokin pro-inflamasi yang memengaruhi kecepatan penyembuhan luka. Batang kemangi (Ocimum americanum L.) berpotensi sebagai alternatif alami pengganti obat antiinflamasi. Pemanfaatan batang kemangi masih terbatas dan efektivitas ekstraknya terhadap penurunan kadar TNF-α pada luka belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak bertingkat …
Proses penyembuhan luka merupakan mekanisme biologis yang kompleks dan melibatkan sintesis kolagen tipe 1 sebagai protein struktural utama untuk mengembalikan kekuatan jaringan kulit. Batang Ocimum americanum L. mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder bioaktif, namun pemanfaatannya dalam terapi penyembuhan luka masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas emulg…