Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V SDS Muhammadiyah 47 Bekasi Timur
dra. hj. yulia rahmadhar, m.pd; meyta dwi kurniasih, m.pd;
Klasifikasi: NONE
ANNISA NURSYIAMI, NIM 1401045343.“Pengaruh Penerapan Model
Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) terhadap
Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V SDS Muhammadiyah 47 Bekasi Timur”.
Skripsi Jakarta. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Jakarta 2019.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penerapan
model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending)
terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDS Muhammadiyah 47 Bekasi Timur.
Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan Quasi Experimental.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 64 siswa
yang terdiri dari 2 kelas. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan
Sampling Jenuh dengan sampel penelitian sebanyak 64 siswa, yang terdiri dari 30
siswa pada kelas V-A sebagai kelas kontrol dengan pengajaran menggunakan
pembelajaran konvensional dan 34 siswa pada kelas V-B sebagai kelas eksperimen
dengan pengajaran menggunakan model pembelajaran CORE. Pengujian validitas
dan reliabilitas dari 40 soal dilakukan dengan rumus Korelasi Point Biseraldan KR-
20, didapat 30 soal yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat
pengaruh yang signifikan, terbukti dari nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi
yaitu sebesar 84,15, sedangkan kelas kontrol sebesar 69,30. Secara statistik, setelah
data berdistribusi normal dan homogen berdasarkan uji normalitas dan homogenitas,
dilanjutkan dengan menggunakan uji-t. berdasarkan hasil perhitungan uji normalitas
menggunakan uji Liliefors diperoleh Lhitung< Ltabel yaitu 0,081 < 0,151 pada kelas
eksperimen, dan 0,140 < 0,151 pada kelas kontrol, maka dapat disimpulkan kedua
data berdistribusi normal. Uji homogenitas menggunakan uji Fisher dan didapat
Fhitung< Ftabelyaitu sebesar 1,073 < 1,835, maka dapat disimpulkan varians kedua
kelompok sama, berarti sampel berasal dari populasi yang homogen. Uji hipotesis
menggunakan uji-t, didapat thitung> ttabel yaitu 6,946 > 1,999, maka H1diterima H0
ditolak. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Model
Pembalajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending)terhadap
Hasil Belajar siswa pada Mata Pelajaran IPA kelas V SDS Muhammadiyah 47 Bekasi
Timur.
Kata Kunci :Hasil Belajar IPA, CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending)