Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa dengan Metode Penemuan Terbimbing Berbasis Worksheet dan Metode Ekspositori di SMP Negeri 03 Bekasi
muhammad dede andriyansah; drs. m. soenarto, m.si; drs. hartana;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan metode penemuan terbimbing berbasis worksheet dan metode ekspositori. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajarkan menggunakan metode penemuan terbimbing berbasis worksheet lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajarkan dengan metode ekspositori. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 03 Bekasi kelas 8 pada semester genap tahun pelajaran 2010/2011. Sampel diambil secara acak sederhana (simple random sampling) dengan mengambil sebanyak 60 siswa dari populasi sebanyak 98 siswa yang terdiri dari 2 kelas. Instrument penelitian terlebih dahulu diuji cobakan di SMP Negeri 12 Bekasi sebanyak 43 siswa. Uji validitas instrumen dengan rumus Korelasi Point Biserial didapat 27 soal valid, sedangkan uji reliabilitas dengan rumus Kuder Richardson-20 atau KR-20 diperoleh r11 = 0,793 > 0,301 = r(0,05;43). Sebelumnya data dianalisis, dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas menggunakan uji Lilliefors dan uji homogenitas menggunakan uji Fisher. Pada kelompok eksperimen pengujian normalitas didapat Lhitung = 0,134 dan kelompok kontrol didapat Lhitung = 0,140, L(0,05;30) pada kelompok eksperimen dan kontrol dengan taraf signifikansi α = 0,05 dan n = 30 adalah 0,161 karena Lhitung = 0,134 < 0,161 = L(0,05;30) untuk kelompok eksperimen dan Lhitung = 0,140 < 0,161 = Ltabel untuk kelompok kontrol, maka disimpulkan data kedua kelompok berdistribusi normal. Untuk uji homogenitas diperoleh Fhitung = 1,135 dengan F((0,05);(29,29)) = 1,858 pada taraf signifikansi α = 0,05, dk pembilang = 29 dan dk penyebut = 29 karena F(0,95;(29,29)) < Fhitung < F(0,05;(29,29)) (0,538 < 1,135 < 1,858), maka disimpulkan varians kedua kelompok sama, berarti sampel berasal dari populasi yang homogen. Uji hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi α = 0,05 dan derajat kebebasan (dk) 58 didapat thitung = 2,329 > 2,002, = t(0,975;58) maka H0 ditolak yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan metode penemuan terbimbing berbasis worksheet dan metode ekspositori di SMP Negeri 03 Bekasi.