Smart Search
Cari koleksi dengan cepat sesuai kebutuhan Anda.Menurut (WHO, 2019) Prevalensi metode penggunaan kontrasepsi telah berubah secara perlahan di tingkat global dan regional. Prevalensi sterilisasi wanita di seluruh dunia telah menurun 13,7% pada tahun 1994 menjadi 11,5% pada 2019. Secara global sebagian besar wilayah, prevalensi pil, IUD, metode ritme dan putus obat relatif stabil selama 25 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengeta…
Pandemi COVID – 19 mengakibatkan dampak secara sosial dan ekonomi yang ditimbulkan, menciptakan kendala bagi komunitas kesehatan dan pembangunan suatu negara secara global. Di Indonesia, salah satu dampak pandemi COVID – 19 telah mempengaruhi aspek pelayanan program Keluarga Berencana (KB) yaitu adanya penurunan peserta pengguna alat kontrasepsi yang mengakibatkan tingginya angka kehamilan …
Alat kontrasepsi IUD merupakan cara yang efektif dalam mengurangi laju pertumbuhan penduduk, walaupun begitu alat kontrasepsi ini kurang diminati oleh masyarakat. Berdasarkan laporan KB (Keluarga Berencana) Puskesmas Suradita hanya 6,5 % peserta KB yang menggunakan alat kontrasepsi IUD dari 4.048 peserta KB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilih…
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan IUD Dan Implan Di Puskesmas Jonggol Tahun 2018. Kontrasepsi Jangka Panjang yang digunnkan di Puskesmas Jonggol yaitu IUD dan IMPLAN. Pengguna kontrasepsi di Pusekemas Joggol pada tahun 2017 terdiri dari peserta MKJP dan Non MKJP. Dari tital 815 akseptor KB pengguna MKJP ada sebanyak 61 orang…
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemakaian KB IUD di Kabupaten Belitung Timur. IUD adalah alat kontrasepsi yang efektif yang dimasukkan kedalam rongga rahim, terbuat dari plastik fleksibel. Pengguna KB IUD di Kabupaten Belitung Timur tahun 2014 (2,52%) dari jumlah peserta KB aktif, pada tahun 2015 peserta KB IUD (3,30%) dan tahun 2016 (2,98%) da…
ABSTRAK
Pemerintah telah berusaha menyediakan KB dengan segala metode, memenuhi syarat dan norma sehingga masyarakat dapat memilih kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. KB yang baik harus mempunyai syarat secara umum yaitu efektif, murah, aman, praktis, mudah diterima dan tinggi pulih kesuburannya. Dari syarat tersebut dikenal dengan Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih (MKE…
ABSTRAK
Program Keluarga Berencana yang dikembangkan merupakan suatu program untuk membantu pasangan usia subur dalam mencapai tujuan reproduksi. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah masih banyaknya para pria yg kurang peduli terhadap kesertaan ber-KB. Hambatan kultural dalam masyarakat yang menganggap KB adalah urusan perempuan, karena perempuan yang hamil dan melahirkan. Harap…