Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Leverage, Frekuensi Rapat Komite Audit, dan Board Size terhadap Audit Report Lag (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Property dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2021)
puji eka utami; bambang tutuko ; ahmad sonjaya, s.e., m.si;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Leverage, Frekuensi Rapat Komite Audit, dan Board Size terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan sektor Property dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplanasi dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 14 perusahaan sektor Property dan Real Estate. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan tahunan (annual reports) serta dilengkapi dengan sumber data pustaka lainnya. Teknik pengolahan yang digunakan adalah analisis akuntansi, analisis statistik deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi dengan menggunakan SPSS versi 29.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Audit Report Lag dengan nilai thitung -2,215 > ttabel 2,00856 dan nilai signifikansi 0,031 > 0,025 yang berarti H1 diterima. Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag dengan nilai thitung 0,965 < ttabel 2,00856 dan nilai signifikansi 0,339 > 0,025 yang berarti H2 ditolak. Leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap Audit Report Lag dengan thitung 3,351 > ttabel 2,00856 dan nilai signifikansi 0,002 < 0,025 yang berarti H3 diterima. Frekuensi Rapat Komite Audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Audit Report Lag dengan thitung 4,341 > ttabel 2,00856 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,025 yang berarti H4 diterima. Board Size tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag dengan nilai thitung 0,136 < ttabel 2,00856 dan nilai signifikansi 0,892 > 0,025 yang berarti H5 ditolak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Leverage, Frekuensi Rapat Komite Audit, dan Board Size secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Audit Report Lag dengan nilai Fhitung 8,165 > Ftabel 2,40 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 yang berarti H6 diterima. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dalam penelitian ini dapat dilihat dari nilai Adjusted R Square sebesar 0,394 yang artinya Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Leverage, Frekuensi Rapat Komite Audit, dan Board Size menjelaskan 39,4% variabel Audit Report Lag. Sedangkan sisanya sebesar 60,6% (100%-39,4%) dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini seperti, kepemilikan manajerial, kepemilikan publik, likuiditas, CEO duality, dan sebagainya.
Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambahkan variabel independen lainnya, menambahkan tahun pengamatan, dan menggunakan sampel perusahaan dari sektor lainnya sehingga memungkinkan hasil penelitian yang lebih baik dan memperoleh hasil yang lebih maksimal.