Pengaruh Profitabilitas, Luikuiditas, dan Ukuran Perusahaan terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Sub Sektor Pertambangan Batubara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
sayyid ramadhan za; dr. zulpahmi, s.e., m.si ; sumardi, s.e., m.si.;
Klasifikasi: NONE
Perusahaan terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Sub Sektor Pertambangan Batubara
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2019.
Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu berupa Laporan Posisi Keuangan, dan
Laporan Rasio Keuangan yang diperoleh dari website masing-masing perusahaan yang menjadi
sampel dalam penelitiuan ini. Variabel X yang diteliti dalam penelitian ini adalah
Profitabilitas, Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan sedangkan variable Y dalam penelitian ini
adalah Struktur Modal. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah analisis akuntansi, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji
heteroskedasitas, uji autokorelasi), analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, dan analisis
koefisien determinasi.
Hasil dari pengolahan data menggunakan SPSS versi 23 dan diperoleh persamaan
regresi linear berganda Y = 3,277 + 0,027XI � 1,005X2 � 0,101X3 yang telah diuji kelayakan
asumsi normalitas terdistribusi norma serta tidak terjadi heteroskedaritas, tidak terjadi
multikolinearitas dan tidak terjadi auto korelasi positif maupun negative, maka model regresi
BLUE (Best Linear Unbiased Estimator).
Hasil pengujian menunujukkan bahwa secara parsial pengaruh Profitabilitas (ROE)
terhadap Struktur Modal (DER) menunjukkan nilai thitung 0,939 < ttabel 1,701 dan nilai
signifikansi 0,356 > 0,05 yang berarti bahwa H11 ditolak dan Profitabilitas (ROE) tidak
berpengaruh terhadap Struktur Modal (DER). Likuditas (CR) terhadap Struktur Modal (DER)
menunjukkan nilai thitung -3,162 < ttabel 1,701 dan nilai signifikan 0,004 < 0,05 yang berarti bahwa H12 diterima dan Likuiditas (CR) berpengaruh terhadap Struktur Modal (DER). Ukuran
perusahaan (Size) terhadap Struktur Modal (DER) menunjukkan nilai thitung -0,488 < ttabel 1,701
dan nilai signifikan 0,630 > 0,05 yang berarti bahwa H13 ditolak Ukuran Perushaan (Size) tidak
berpengaruh terhadap Struktur Modal (DER). Pengujian secara simultan menunjukkan hasil
Profitabilitas (ROE), Likuiditas (CR), dan Ukuran Perusahaan (Size) secara simultan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kebijakan Hutang (DAR) dengan hasil uji F
dimana Fhitung 5,059 > Ftabel 2,95 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.
Berdasarkan uji autokorelasi nilai Adjusted R Square sebesar 0,322 hal ini berarti
variable Profitabilitas (ROE), Likuiditas (CR), Ukuran Perusahaan (Size), dan Struktur Modal
menjelaskan 56,7% variable Struktur Modal (DER), sedangkan sisanya 43,3% dijelaskan oleh
variable lain seperti Kepemilikan Instutisional, Kepemilikan Publik, Kebujakan Deviden, dan
Free Cash Flow. Nilai korelasi ganda � sebesar 0,322 yang berarti bahwa korelasi Profitabilitas
(ROE), Likuiditas (CR), Ukuran Perusahaan (Size), dan Struktur Modal secara simultan
terhadap Struktur Modal (DER) bernilai positif dan sangat kuat.
Saran untuk perusahaan adalah dalam memutuskan kebijakan hutang dalam struktur
modal harus memperhatikan tingkat profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan.