Pengaruh Penyajian dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Laporan Keuangan Daerah Pemprov DKI Jakarta
nuur firda sari; ahmad subaki, s.e., ak., m.m. ca., cpa ; sumardi , s.e., m.si.;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyajian dan aksesibilitas laporan keuangan daerah terhadap akuntabilitas pengelolaan laporan keuangan daerah pada Pemprov DKI Jakarta.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, yaitu untuk mengetahui atau menjelaskan hubungan antara variabel satu terhadap variabel lain. Variabel yang diteliti adalah Penyajian Laporan Keuangan Daerah (X1), dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah (X2) sebagai variabel dependen. Akuntabilitas Pengelolaan Laporan Keuangan Daerah (Y) sebagai variabel independen. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data primer berupa jawaban responden terhadap butiran pertanyaan yang telah disesuaikan dengan variabel-variabel yang akan diukur berdasarkan laporan keuangan periode 2017-2018 Pemprov DKI Jakarta.
Pengolahan data menggunakan SPSS dan diperoleh Hasil analisis regresi linier berganda:
Ŷ = -0,448 + 0,753 X1 + 0,345 X2
Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolineritas, tidak terjadi heteroskedastisitas, dan tidak terjadi autokolerasi, sehingga model regresi yang diperoleh telah memenuhi persyaratan Best Linier Unbiased Estimator (BLUE) atau model regresi dengan estimasi yang tidak bias dan layak untuk memprediksi variable dependen.
Hasil uji t menunjukan bahwa variabel Penyajian Laporan Keuangan Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Laporan Keuangan Daerah, hal tersebut dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 8,933 dimana thitung 8,933 > t tabel = 1,990 dan signifikansi sebesar 0,000 dimana nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Variabel Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Laporan Keuangan Daerah, hal tersebut dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 3,764 dimana thitung 3,764 > t tabel = 1,990 dan signifikansi sebesar 0,002 dimana nilai signifikansi 0,001 < 0,05.
Adapun secara simultan (uji F) menunjukan bahwa Penyajian dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Laporan Keuangan Daerah, hal tersebut dibuktikan dengan nilai Fhitung 110,675 > Ftabel = 3,11 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.
Hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai adjusted R-square sebesar 0,735, artinya 73,5% variabel Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah dapat dijelaskan oleh Standar Akuntansi Pemerintahan dan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah sedangkan sisanya 26,5% (1-0,735) dijelaskan oleh faktor- faktor lain yang tidak disertakan dalam model penelitian ini.
Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah dapat menambah faktor-faktor lain yang mungkin dapat mempengaruhi Akuntabilitas Pengelolaan Laporan Keuangan Daerah seperti halnya faktor Pengendalian Internal, faktor Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan dan faktor Kualitas Aparatur Pemerintah.