Pengaruh Sasaran Anggaran, Komitmen Organisasi, dan Ketidakpastian Lingkungan terhadap Kesenjangan Anggaran Pemerintah Provinsi Dki Jakarta Tahun 2017-2021
tipani danar lestari; enong muiz, h., s.e., m.si. ; yanto, se., ak., m.si;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sasaran anggaran, komitmen
organisasi, dan ketidakpastian lingkungan terhadap kesenjangan anggaran.
Dalam penelitian ini digunakan metode asosiatif. Variabel yang diteliti adalah
�Sasaran Anggaran, Komitmen Organisasi, dan Ketidakpastian Lingkungan�
sebagai variabel independen dan �Kesenjangan Anggaran� sebagai variabel
dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai yang terkait dengan
penyusunan anggaran yaitu Bagian/Kasubbag/Seksi Penyusunan Program
SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian
ini adalah dengan menyebarkan kuesioner. Teknik pengolahan data dengan
menggunakan bantuan software SPSS versi 25.0, dan analisis data yang digunakan
adalah uji validitas, uji reliabilitas, analisis akuntansi, analisis statistik deskriptif,
analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, uji asumsi klasik, uji
hipotesis, dan analisis koefisien determinasi. Berdasarkan analisis regresi berganda
didapatkan hasil Y = 3.600 + 7,018X1 + 3,969X2 + 7,509X3, hasil uji t menunjukkan
tingkat kepercayaan 95% atau α= 0,05 dan derajat kebebasan =32-3=29, maka
terima H1 dengan nilai thitung = 1,188
komitmen organisasi didapatkan hasil uji dengan tingkat kepercayaan 95% atau
α= 0,05 dan derajat kebebasan =32-3=29, maka terima H2 dengan nilai thitung =1,457
tingkat kepercayaan 95% atau α= 0,05 dan derajat kebebasan =32-3=29, maka
terima H3 dengan nilai thitung = 1,446
dinyatakan bahwa variabel sasaran anggaran, komitmen organisasi, dan
ketidakpastian lingkungan secara simultan berpengaruh terhadap kinerja
kesenjangan anggaran. Sedangkan hasil koefisien determinasi (R2) sebesar 0,504
(50,4%) dan secara statistik signifikan (p≤0,05). Hasil ini menunjukkan hanya
50,4% variasi dalam variabel kesenjangan anggaran dijelaskan secara
bersama-sama variabel sasaran anggaran, komitmen organisasi, dan
ketidakpastian lingkungan, sedangkan sisanya 49,6% dijelaskan oleh variabel
bebas lain diluar variabel yang digunakan dalam penelitian ini.