Pengaruh Strategi Diversifikasi, Kepemilikan Institusional Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Ritel
prof. dr. h. andi sessu, m.si. ; novita kusuma maharani, s.e., m.sc;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh strategi diversifikasi,
kepemilikan institusional, dan kepemilikan manajerial terhadap kinerja keuangan
pada perusahaan ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penggunaan data
sekunder. Variabel yang diteliti terdiri atas variabel bebas yaitu strategi
diversifikasi, kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial, sedangkan
variabel terikat atau dependen adalah kinerja keuangan. Populasi penelitian adalah
perusahaan ritel atau sub sektor perdagangan ritel yang telah terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) tahun 2017-2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan
purposive sampling dengan sampel penelitian sebanyak 9 (Sembilan) perusahaan
dengan periode waktu 6 (enam) tahun terhitung 2017-2022. Teknik pengumpulan
data yang digunakan adalah dengan telaah dokumen. Teknik pengolahan dan
analisis data yang digunakan diantaranya statistik deskriptif, analisis regresi linier
berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien
determinasi, dan uji hipotesis dengan menggunakan IBM SPSS 26 dan Microsoft
Excel.
Berdasarkan uji asumsi klasik yang terdiri atas uji normalitas dengan hasil
data terdistribusi normal, uji multikolinearitas dengan hasil terbebas dari
multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dengan hasil tidak terjadi
heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi dengan hasil tidak terjadi autokorelasi.
Berdasarkan hipotesis secara parsial strategi diversifikasi dan kepemilikan
manajerial berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan. Sedangkan kepemilikan
institusional tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Secara simultan strategi
diversifikasi, kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial berpengaruh
terhadap kinerja keuangan. Hal tersebut dibuktikan dengan tingkat signifikansi
secara parsial strategi diversifikasi sebesar (0,000 < 0,05), tingkat signifikansi
secara parsial kepemilikan institusional (0,414 > 0,05), dan tingkat signifikansi
secara parsial kepemilikan manajerial (0,000 < 0,05). Sedangkan tingkat
signifikansi secara simultan strategi diversifikasi, kepemilikan institusional, dan
kepemilikan manajerial sebesar (0,000 < 0,05).
Nilai R square sebesar 0,44 atau sebesar 44% variasi variabel kinerja
keuangan mampu dipengaruhi oleh strategi diversifikasi, kepemilikan institusional,
dan kepemilikan manajerial. Sedangkan sisanya sebesar 56% dapat dipengaruhi
oleh variabel lain diluar penelitian seperti ukuran perusahaan, tingkat hutang,
struktur modal, komisaris independen, komite audit dan sebagainya.
Berdasarkan penjelasan di atas, peneliti memberikan saran kepada
perusahaan mampu menunjukkan dengan baik kondisi perusahaan melalui
informasi yang relevan, lengkap, akurat, dan informatif pada laporan keuangan
tahunan yang dipublikasikan agar tercipta dan terjaga kepercayaan pihak-pihak
yang memiliki kepentingan dalam perusahaan serta memperhatikan tingkat kinerja
keuangan maupun keuntungan yang diperoleh sehingga dapat memotivasi
perusahaan untuk terus meningkatkan kinerjanya