Pengaruh Pengetahuan Zakat, Religiusitas, Pendapatan, dan Kepercayaan pada Organisasi Pengelola Zakat terhadap Keputusan Membayar Zakat di Baznas
achmad sudaisih; ummu salma al azizah se.i.,m.sc ; deni nuryadin, s.e, m.si.;
Klasifikasi: NONE
Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia,
potensi penghimpunan zakat di Indonesia memiliki prospek yang cukup signifikan.
Berdasarkan survei yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS),
potensi zakat nasional mencapai Rp. 217.3 triliun per tahun, akan tetapi jumlah
zakat yang terkumpul di Indonesia masih sangat kecil bila dibandingkan dengan
potensinya karena baru mencapai Rp. 8,1 triliun pada akhir 2018 atau hanya 2,3
persen dari potensi zakat di Indonesia. Besarnya perbedaan antara potensi zakat
dengan realisasi zakat yang terkumpul memperlihatkan belum optimalnya kegiatan
pengumpulan dan pengelolaan zakat oleh organisasi pengelola zakat (OPZ). Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan zakat, religiusitas,
pendapatan, dan kepercayaan pada organisasi pengelola zakat berpengaruh baik
secara parsial maupun simultan terhadap keputusan membayar zakat di BAZNAS.
Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian
kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat DKI Jakarta
dan teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah probability sampling
dengan menggunakan area sampling dan stratified random sampling, sehingga
sampel yang digunakan 100 responden. Jenis Data yang digunakan menggunakan
data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah uji kualitas data, analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi &
adjusted r square, dan pengujian hipotesis dengan bantuan software E-views 10.
Hasil yang diperoleh dari koefisien regresi persamaan 𝑦̂ = 3,710 +
0,201𝑥1 + 0,043𝑥2 + 0,201𝑥3 + 0,129𝑥4. Dari hasil uji hipotesis dengan
menggunakan uji t menunjukkan bahwa pengetahuan zakat tidak berpengaruh
signifikan terhadap keputusan membayar zakat di BAZNAS. Hal ini ditunjukkan
pada nilai prob. t hitung (0,0762) > taraf signifikansi (α = 0,05). Religiusitas tidak
berpengaruh signifikan terhadap keputusan membayar zakat di BAZNAS. Hal ini
ditunjukkan pada prob. t hitung (0,6915) > taraf signifikansi (α = 0,05). Pendapatan
tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan membayar zakat di BAZNAS. Hal
ini ditunjukkan pada prob. t hitung (0,1416) > taraf signifikansi (α = 0,05).
Kepercayaan pada organisasi pengelola zakat berpengaruh positif dan signifikan
terhadap keputusan membayar zakat di BAZNAS, karena nilai prob. t hitung
(0,0400) < taraf signifikansi (α = 0,05). Semua variabel bebas yaitu pengetahuan
zakat, religiusitas, pendapatan, dan kepercayaan pada organisasi pengelola zakat
secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan membayar zakat di
BAZNAS. Hal ini ditunjukkan pada nilai Prob(F- Statistic) (0,0435) < taraf
signifikansi (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai R-square sebesar
0,097 dan nilai Adjusted R-squared sebesar 0,059. Hal ini menunjukkan bahwa
variabel-variabel independen secara bersama-sama mampu memberi penjelasan
variabel dependen sebesar 5,9%. Adapun 94,1% lagi dijelaskan oleh variabel
lainnya di luar variabel yang digunakan dalam penelitian ini.