Pengaruh Laporan Arus Kas Operasi, Laba Akuntansi dan Earning Per Share ( EPS ) Terhadap Harga Saham, Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Food And Beverage Yang Terdaftar di BEI Periode 2012-2017
dhimas agil pratama; bambang tutuko, se., m.si., ak., ca.; mulyaning wulan, s.e., m.ak.;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Arus Kas Operasi, Laba
Akuntansi dan Earning per Share terhadap Harga Saham pada perusahaan
manufaktur Sektor Food And Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplanasi, yaitu
metode penelitian yang bertujuan untuk menentukan apakah terdapat pengaruh
antara 2 (dua) variabel atau lebih, serta seberapa jauh tingkat signifikasi yang ada
antara variabel yang diteliti, Variabel yang diteliti adalah variabel X yaitu Arus
Kas Operasi, Laba Akuntansi, dan Earning per Share sedangkan variabel Y
adalah Harga Saham. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisis akuntansi, analisis statistik deskriptif, analisis regresi
linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan koefisien determinasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Arus kas Operasi secara parsial
berpengaruh dan signifikan terhadap Harga Saham dengan tingkat signifikansi
sebesar 0,012 < 0,025 dan nilai thitung 2,655 > ttabel = 2,024. Laba Aukuntansi
secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap Harga Saham dengan tingkat
signifikansi 0,000 < 0,025 dan nilai thitung 3,897 > ttabel = 2,024. Earning per Share
secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap Harga Saham dengan tingkat
signifikansi 0,021 < 0,025 dan nilai thitung 2,408 > ttabel = 2,024. Arus Kas Operasi,
Laba Akuntansi, dan Earning per Share berpengaruh serta signifikan terhadap
viii
variabel Harga Saham dengan tingkat signifikansinya 0,000 < 0,05 sedangkan
nilai Fhitung sebesar 12,497 > Ftabel sebesar 2,85. Sedangkan kemampuan variabel
bebas dalam menjelaskan variabel terikat dalam penelitian ini dapat dilihat pada
nilai Adjusted R Square sebesar 0,457, yang artinya adalah 45,7 % variabel
dependen Harga Saham dijelaskan oleh variabel independen Arus Kas Operasi,
Laba Akuntansi dan Earning per share, dan sisanya 54,3 % dijelaskan oleh
variabel lain diluar variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini
seperti Arus kas Investasi, Arus Kas Pendanaan, Laba Bersih, Economic Value
Added, Return on Asset, Return on Equity, Debt to Equity Ratio, Return on
Investment, Size Perusahaan, Suku Bunga dan Kurs Rupiah.
Dari hasil penelitian ini penulis memberikan beberapa saran bagi penelitian
selanjutnya yaitu dalam Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan
variabel lain selain yang diteliti dalam penelitian ini, menambah tahun
pengamatan, dan menggunakan sampel dengan jenis perusahaan yang berbeda.