Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Effectiveness Of Depositors Funds, dan Financing Risk Terhadap Profit Distribution Manajemen Pada Bank Umum Syariah
tiara sahertian; dr. nuzulul hidayati, mm., ak., ca.; ir. tukirin, m.m.;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh capital adequacy ratio, effectiveness of depositors funds, dan financing risk terhadap profit distribution management pada Bank Umum Syariah tahun 2015 sampai dengan tahun 2017.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Variabel yang diteliti adalah capital adequacy ratio, effectiveness of depositors funds, dan financing risk sebagai variabel independen dan profit distribution management sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah tahun 2015-2017. Teknik sampling yang digunakan adalah judgement sampling. Sampel yang terpilih sebanyak 6 bank. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan telaah dokumen. Data sekunder dikumpulkan dengan menelaah laporan triwulanan yang terdapat di Otoritas Jasa Keuangan periode 2015-2017, dan dilengkapi dengan sumber data pustaka lainnya. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis akuntansi, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis.
Hasil analisis akuntansi yang diperoleh variabel Capital Adequacy Ratio (X1) memiliki nilai rata-rata sebesar 21,2878, sedangkan standar deviasinya sebesar 6,95481. Variabel Effectiveness of Depositors Fund (X2) memiliki nilai rata-rata sebesar 91,3739, sedangkan standar deviasinya sebesar 6,51715. Variabel Financig Risk (X3) memiliki nilai rata-rata sebesar 4,5068, sedangkan standar deviasinya sebesar 4,96087. Variabel Profit Distribution Management (Y) memiliki nilai rata-rata sebesar 2,0232, sedangkan standar deviasinya sebesar 2,49399.
Hasil analisis regresi linier berganda yang diperoleh Y = 2,189 + 0,065X1 - 0,036X2 + 0,388X3. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolineritas, tidak terjadi heteroskedastisitas, dan tidak terjadi autokolerasi sehingga dapat diinterpretasikan bahwa model regresi linier berganda telah memenuhi kriteria Best Linier Unbiased Estimator (BLUE).
Hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai adjusted R-square sebesar 0,726 artinya adalah 72,6% variabel dependen Profit Distribution Management dijelaskan oleh variabel independen Capital Adequacy Ratio, Effectiveness of Depositors Funds, dan Financing Risk, dan sisanya sebesar 27,4% dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini seperti Productive Assets Management dan Operational Eficiency Ratio.
Hasil uji t menunjukkan bahwa capital adequacy ratio secara parsial berpengaruh signifikan terhadap profit distribution management hal tersebut dibuktikan dengan nilai thitung 2,615 > t(tabel) = 1,99547 dengan tingkat signifikansi 0,011 < 0,50. Effectiveness of depositors funds secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap profit distribution management hal tersebut dibuktikan dengan nilai thitung -1,621 < t(tabel) = 1,99547 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,110 > 0,05. Sedangkan financing risk secara parsial berpengaruh signifkan terhadap profit distribution management hal tersebut dibuktikan dengan nilai thitung 11,627 > t(tabel) = 1,99547 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Adapun secara simultan (uji F), menunjukkan bahwa capital adequacy ratio, effectiveness of depositors funds, dan financing risk secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap profit distribution management, hal tersebut dibuktikan dengan nilai Fhitung sebesar 88,229 > Ftabel = sebesar 2,74 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.
Berdasarkan penjelasan di atas , peneliti memeberikan saran untuk penelitian selanjutnya agar dapat menambah jumlah sampel dan variabel independen sehingga hasilnya lebih akurat.