Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Disiplin Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kementerian Luar Negeri Ri
sera tunjung biru; drs. ahmad h. abubakar., m.m. ; dr. anik tri suwarni, s.e., m.m.;
Klasifikasi: NONE
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, DISIPLIN DAN LINGKUNGAN
KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI KEMENTERIAN LUAR
NEGERI REPUBLIK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara gaya kepemimpinan,
disiplin, dan lingkungan kerja terhadap kinerjaa karyawan.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei.Variabel yang digunakan gaya
kepemimpinan, displin dan lingkungan kerjasebagai variabel independen dan
variabel kinerja karyawan sebagai variabel dependen.Populasi dalam penelitian
ini adalah seluruh karyawan bagian biro perancanaan organisasi kementerian luar
negeri republik indonesia, yang berjumlah 94 orang. Teknik pemilihan sampel
dilakukan dengan sample jenuh, sehingga diperoleh sampel berjumlah 94 orang
sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan
pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data
yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi
klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji
heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji
simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi
berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu Kinerja Karyawan (Y) mendapati hasil
rata-rata (mean) sebesar 3,8947 dengan standar deviasi sebesar 0,54603. Variabel
gaya kepemimpina (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 3,8947 dengan
standar deviasi sebesar 0,54603. Variabel disiplin (X2) mendapati hasil rata-rata
(mean) sebesar 3,9053 dengan standar deviasi sebesar 0,53206. Variabel lingkungan kerja (x3) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 4,1081 dengan
standar deviasi 0,53161
Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu ̂ =-0,153 + 0,712
X1 + 0,258 X2 + -0,012X3.Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual
berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi
heteroskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan
model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear Unbiased Estimator).
Nilai Adjusted R2sebesar 0,882 artinya variabel independen gaya
kepemimpinan, disiplin dan lingkungan kerja mampu menjelaskan variasi variabel
dependen kinerjakaryawan adalah sebesar 93,1 % sedangkan sisanya sebesar
11,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
Hasil uji statistik t variabel yaitu gaya kepemimpinan (X1)menunjukkan thitung
sebesar 5,547>1.986, tingkat signifikansi 0,000 <0,05 maka gaya kepemimpinan
secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.
Selanjutnya nilai thitungvariabel yaitu disiplin (X2) menunjukkan thitungsebesar
3,051>1.986, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka disiplin secara parsial
berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan selanjutnya nilai thuitung
variabel lingkungan kerja (x3) menunjukan thitung sebesar -,344<1,986, tingkat
signifikan 0,000>0,05.
Hasil uji F menunjukkan variabel gaya kepemimpinan (X1), disiplin (X2),
lingungan kerja(X3) dan kinerja karyawan (Y) memiliki nilai Fhitungsebesar
232,448> F 0.05 (2:91) = 3,10, nilai sig sebesar 0,000 < 0,05. H3 diterima yang
artinya bahwa gaya kepemimpinan (X1), disiplin (X2) dan lingkungan kerja(X3)
secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja
karyawan (Y).