Pengaruh Penempatan dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT Bank Bri Syariah Kantor Pusat
aulia rifqi; nuryadi wijiharjono., s.e., m.m. ; ir. tukirin., m.m.;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Penempatan dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawanpada PT Bank BRI Syariah Kantor Pusat.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu penempatan dan motivasi sebagai variabel independen dan variabel kinerja karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan PT Bank BRI syariah kantor pusat yang berjumlah 95 orang. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample jenuh dan sehingga diperoleh sampel berjumlah 95 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel kinerja karyawan (Y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 3,89 dengan standar deviasi sebesar 0,515. Variabel penempatan (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 3,91 dengan standar deviasi sebesar 0,515. Variabel motivasi (X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 3,88 dengan standar deviasi sebesar 0,550.
Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Y ̂ = 0,200 + 0,486 X�1 + 0,461 X2 Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear Unbiased Estimator).
Nilai Adjusted R2sebesar 0,928 artinya variabel independen penempatan dan motivasi mampu menjelaskan variasi variabel dependen kinerja karyawan adalah sebesar 92,8 % sedangkan sisanya sebesar 7,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
Hasil uji statistik t variabel X1 yaitu penempatan menunjukkan thitung sebesar 5,770>t(0,05/2;92)=1,986, tingkat signifikansi 0,000 <0,05 maka penempatan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitungvariabel X2 yaitu motivasi menunjukkan thitungsebesar 5,873>t(0,05/2;92)=1,986, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka motivasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 607,799> F 0,05 (2;92) = 3,10 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa penempatan dan motivasi secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel X1 (penempatan) dan variabel Y (kinerja karyawan) sebesar 0,523 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sedang dan signifikan.Nilai koefisien korelasi parsial variabel X2 (motivasi) dan variabel Y (kinerja karyawan) sebesar 0,497 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sedang dan signifikan.
Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0,964, maka dapat dikatakan bahwa koefisien korelasi antara penempatan dan motivasi dengan kinerja karyawan berada di interval koefisien 0,80-1,00 artinya hubungan antara variabel tersebut sangat kuat.