Pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Regista Bunga Wijaya
siska; drs. ahmad h. abubakar., m.m. ; dr. anik tri suwarni, s.e., m.m.;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Regista Bunga Wijaya.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu motivasi dan lingkungan sebagai variabel independen dan variabel kinerja karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan perusahaan PT Regista Bunga Wijaya yang berjumlah 50 orang. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample jenuh dan sehingga diperoleh sampel berjunilah 50 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, u ji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (u ji t), uji simultan (uji f), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel kinerja karyawan (y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 3,97 dengan standar deviasi sebesar 0,704. Variabel motivasi (Xi) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 3,88 dengan standar deviasi sebesar 0,643. Variabel lingkungan kerja (X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 3,58 dengan standar deviasi sebesar 0,606.
Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Y = -0,122 + 1,025 Xi + 0,032 X2. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak
terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear Unbiased Estimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,878 artinya variabel independen motivasi dan lingkungan mampu menjelaskan variasi variabel dependen kinerja karyawan adalah sebesar 87,8 % sedangkan sisanya sebesar 12,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
Hasil uji statistik t variabel X1 yaitu motivasi menunjukkan thitung sebesar 18,600 > t (0,052 ; 47) = 2.011, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitung variabel X2 yaitu lingkungan menunjukkan thitung sebesar 0,550 < t (0,052 ; 47) = 2,011, tingkat signifikansi 0,585 > 0,05 maka lingkungan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 176,690> F 0,05 (2;47) = 3,20 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa motivasi dan lingkungan kerja secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel X1 (motivasi) dan variabel Y (kinerja karyawan) sebesar 0,523 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sedang dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel X2 (lingkungan kerja) dan variabel Y (kinerja karyawan) sebesar 0,497 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sedang dan signifikan.
Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0,939, maka dapat dikatakan bahwa koefisien korelasi antara motivasi dan lingkungan kerja dengan kinerja karyawan berada di interval koefisien 0,80-1,00 artinya hubungan antara variabel tersebut sangat kuat.