Pengaruh Pajak Reklame dan Pajak Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Bekasi
alfiani nur izati; h. ahmad subaki, s.e., m.m., ak., ca., cpai. ; fitrisia, s.e., ak., m.si.;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pajak reklame dan pajak pajak restoran terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Bekasi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional yaitu penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan dan pengaruh variabel 2 (dua) atau lebih, serta seberapa jauh korelasi yang ada antara variabel yang diteliti. Variabel yang diteliti adalah variabel X yaitu pajak reklame dan pajak restoran, sedangkan variabel Y adalah pendapatan asli daerah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode non probability sampling dengan pendekatan judgement sampling. Data yang dikumpulkan 6 (enam) tahun data pajak reklame, data pajak restoran dan data Pendapatan Asli Daerah (PAD). Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis akuntansi, analisis statistik deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi), dan uji hipotesis.
Pengolahan data menggunakan SPSS 23 dan diperoleh persamaan regresi linear berganda Y = -49.286 - 3.242 X1 + 24.924 X2 yang telah diuji kelayakan asumsi normalitas berdistribusi normal serta tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi multikolinearitas dan tidak terjadi autokorelasi maka model BLUE (Best Linear Unbiased Estimator). Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel pajak reklame tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD dengan nilai signifikansi sebesar 0,969 > 0,05 dan thitung < ttabel (-0,043 < 3,18245). Variabel pajak restoran berpengaruh signifikan terhadap PAD dengan nilai signifikansi sebesar 0,024 <
viii
0,05 dan thitung > ttabel (4,264 > 3,18245). Hasil uji F menunjukkan secara simultan pajak reklame dan pajak restoran berpengaruh signifikan terhadap PAD dengan nilai Fhitung 86,466 > Ftabel (2;3) = 9,55 dan tingkat signifikansi sebesar 0,002 < 0,05. Nilai R atau koefisien korelasi menunjukkan nilai 0,991 atau 99,1%. Sedangkan kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dalam penelitian ini dapat dilihat pada nilai Adjusted R Square (Adjusted R2) sebesar 0,972 artinya 97,2% variabel PAD dapat dijelaskan oleh variabel pajak reklame dan pajak restoran, sedangkan sisanya 2,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini seperti pajak hiburan.
Berdasarkan penjelasan di atas peneliti memberikan saran-saran kepada Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA) Kabupaten Bekasi agar lebih memperhatikan pembayaran pajak daerah sehingga tidak ada wajib pajak yang masih belum bayar dan/atau tidak membayar pajak sama sekali, diharapkan petugas dalam laporan keuangan dicatat secara terperinci supaya dapat memudahkan peneliti dalam pengambilan data utuk melakukan penelitian.