Pengaruh profitabilitas dan leverage terhadap income smoothing pada perusahaan yang terdaftar di indeks LQ-45
tri wahyudi; fitrisia, s.e., m.si, ak., ca ; m. nurrasyidin, s.e, m.si;
Klasifikasi: NONE
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh return on assets, net profit margin, dan debt to equity ratio terhadap income smoothing pada perusahaan yang terdaftar di Indeks LQ-45.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplanasi, yaitu metode yang menjelaskan hubungan atau pengaruh kausal antara dua variabel atau lebih melalui pengujian hipotesis. Variabel independen dalam penelitian ini adalah return on assets, net profit margin, dan debt to equity ratio sedangkan variabel dependennya adalah income smoothing.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan telaah dokumen, yaitu mengumpulkan data yang berkaitan dengan variabel yang diteliti dengan cara menelaah dan menganalisis laporan keuangan. Terlebih dahulu penulis menentukan income smoothing dengan menggunakan Indeks Eckel, maka diperoleh sebanyak 10 perusahaan melakukan income smoothing dan sisanya sebanyak 9 (sembilan) perusahaan tidak melakukan income smoothing. Teknik pengelolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis akuntansi, statistik deskriptif, dan analisis regresi logistik.
Hasil pengolahan data menggunakan SPSS versi 23 dan diperoleh persamaan regresi logistik Ln p1 ─ p = −3,719 + 0,295 ROA − 0,125 NPM + 0,020 DER. Model regresi logistik tersebut dapat dijadikan sebagai alat yang benar-benar mampu memberikan estimasi yang handal terhadap income smoothing.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel return on assets berpengaruh secara parsial terhadap income smoothing dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05. Variabel net profit margin berpengaruh secara parsial terhadap income smoothing dengan tingkat signifikansi 0,018 < 0,05. Variabel debt to equity ratio berpengaruh secara parsial terhadap income smoothing dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Sedangkan variabel return on assets, net profit margin, dan debt to equity ratio berpengaruh secara simultan terhadap income smoothing dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05.
Berdasarkan pengujian Hosmer and Lemeshow�s Goodness of Fit Test menunjukkan tingkat signifikansi 0,598 > 0,05 yang berarti model regresi layak untuk digunakan dalam analisis selanjutnya. Kemudian berdasarkan pengujian model fit menunjukkan nilai Log Likelihood (-2LL) awal adalah sebesar 131,435 setelah dimasukkan variabel independennya maka nilai -2LL akhir menjadi sebesar 81,031. Penurunan nilai Log Likelihood (-2LL) ini menunjukkan bahwa, model regresi lebih baik atau dengan kata lain model yang dihipotesiskan fit dengan data.
Berdasarkan nilai Nagelkerke R Square yang dihasilkan adalah sebesar 0,549. Hal tersebut dapat diartikan bahwa variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan variabel dependennya sebesar 54,9%. Sedangkan, sisanya sebesar 45,1% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian ini seperti ukuran perusahaan, return on equity, debt to assets ratio, return saham, dan pajak penghasilan.
Berdasarkan penjelasan di atas, maka penulis memberikan saran yaitu pada penelitian ini sampel yang digunakan hanya perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Indeks LQ-45, sehingga sebaiknya pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan seluruh perusahaan go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia agar mendapatkan hasil penelitian yang lebih baik dan menarik.