Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Peran Serta Ibu Rumah Tangga Dalam Memilah Sampah Organik Dan Anorganik Di Wilayah Rw 12 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan Jakarta Selatan Tahun 2017.
nur aini oktavia;
Klasifikasi: NONE
ABSTRAK
Jumlah sampah yang terus meningkat setiap tahunnya di Indonesia, jika tidak diikuti dengan pengolahan sampah yang baik, akan berakibat buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dibutuhkannya peran serta masyarakat termasuk ibu rumah tangga untuk mencapai keberhasilan pengelolaan sampah diawali dengan pemilahan sampah rumah tangga. Penelitian ini bersifat Analitik Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan peran serta ibu rumah tangga dalam memilah sampah organik dan anorganik di Wilayah RW 12 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan Tahun 2017. Populasi pada penelitian ini adalah ibu rumah tangga di Wilayah RW 12 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan yang dihitung berdasarkan jumlah KK (Kepala Keluarga) pada bulan Juli tahun 2017 yaitu sejumlah 654 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 107 ibu rumah tangga. Hasil dari penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang tidak berperan serta memilah sampah (67%), umur tua (56,1%), pendidikan rendah (88%), penghasilan rendah (33%), pengetahuan kurang baik (34%), sikap negatif (46%), tidak memiliki fasilitas untuk memilah sampah (61%), tidak mendapat dukungan tokoh masyarakat (36%), tidak mendapat dukungan keluarga (64%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara variabel pengetahuan (Pvalue = 0,008), sikap (Pvalue = 0,022), fasilitas untuk memilah sampah (Pvalue = 0,000), dukungan tokoh masyarakat (Pvalue = 0,003), dukungan keluarga (Pvalue = 0,000). Tidak ada hubungan yang bermakna antara variabel umur (Pvalue = 0,988), pendidikan (Pvalue = 0,465), pekerjaan (Pvalue = 0,464), pendapatan keluarga (Pvalue = 0,427). Dengan demikian peneliti dapat merekomendasikan beberapa saran untuk meningkatkan peran serta ibu rumah tangga dalam melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik yaitu dengan meningkatkan pemberian informasi tentang pemilahan sampah serta secara intens mengajak masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah, dan menambahkan fasilitas tempat sampah terpilah
ABSTRACT
Waste keep increasing every year in Indonesia, if it does not followed by a good dump, it will be terrible for the environment and public healt It really need active role of the community including housewives to get success in managing waste which begins with sorting household waste. This research is the quantitative analytic based on cross sectional approach to know factors that related to the role of housewives on the sorting organic and inorganic waste in the region of RW 12 South Kebayoran Lama urban village in 2017. The population in this research is housewives in RW 12 South Kebayoran Lama urban village who have been calculated based on a number of households in July 2017. The number of populations is 654 people. The sample techniques used simple random sampling technique for 107 housewives. The result of this research is housewives who do not participate on the sorting of waste (67 %) , old (56,1 %), low education (88 %), low income (33 %), lack of good knowledge (34 %), negative attitude (46 %), not providing to sort waste (61 %), not be supported by community figures (36 %), not be supported by family (64 %). The results of statistical tests indicate that there was a meaningful correlation between knowledge variables (pvalue = 0,008), attitude (pvalue = 0,022), facilities to sort waste (pvalue = 0,000), support from community figures (pvalue = 0,003), support from family (pvalue = 0,000). There was no meaningful relation between age variables (for pvalue = 0,988), education (pvalue = 0,465), occupation (pvalue = 0,464), family income (pvalue = 0,427). Thus, researcher can recommend some advise to enhance role of housewives on the sorting organic and inorganic waste through give more information about sorting waste, ask public to sort waste intensively and add facilities of the classified tras