Pemanfaatan Tepung Labu Kuning ( Cucurbita Moschata Duch) Dalam Pembuatan Brownies Kukus Untuk Makanan Selingan
tri utami;
Klasifikasi: NONE
ABSTRAK
Labu kuning merupakan bahan pangan yang kaya vitamin A, B, dan C, mineral, protein, lemak serta karbohidrat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan satu faktorial. Dengan perlakuan tepung labu kuning. Uji daya terima diperoleh melalui pengujian organoleptik yang dilakukan oleh panelis agak terlatih sebanyak 30 orang yaitu mahasiswa jurusan gizi Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka . Hasil penilaian uji organoleptik diolah menggunakan ANOVA dan Uji lanjut Duncan untuk melihat perbedaan dari tiap formula dan untuk menarik kesimpulan produk mana yang paling unggul, dilakukan penjumlahan skor rata-rata dari mutu warna, tekstur, rasa dan aroma dari tiap formulasi. Berdasarkan hasil uji statistik daya terima terhadap kesukaan warna nilai p=0,034, tekstur p=0,852, rasa nilai p=0,906, aroma nilai p=0,396, dan mutu hedonik dengan nilai warana nilai p= 0,475, tekstur nilai p = 0,390, rasa nilai p= 0,008, dan aroma nilai p =0,519. Ada pengaruh yang signifikan pada daya terima tepung labu kuning dalam pembuatan brownies kukus terhadap kesukaan meliputi warna dan pada mutu hedonik meliputi rasa. Dan pada penilaian tektur, rasa, aroma tidak terdapat pengaruh nyata terhadap daya terima brownies kukus. Maka hasil uji daya terima diperoleh formula terpilih setelah kontrol yaitu formula 70% dengan substitusi tepung labu kuning sebanyak 140 g.
ABSTRACT
Pumpkin is a food rich in vitamin A, B, and C, minerals, protein, fats and carbohydrates. This study was an experimental study. The study design used was completely randomized design with a factorial. With pumpkin flour treatment. Test received power obtained through organoleptic testing performed by untrained panelists rather than 30 persons are students majoring in nutrition, University of Muhammadiyah Prof. Hamka. Organoleptic assessment results processed using ANOVA and Duncan test to see the difference of each formula and to draw conclusions which are the most superior product, do sum score average of the quality of color, texture, flavor and aroma of each formulation. Based on the statistical test receptivity to the favorite color of the value of p = 0.034, texture p = 0.852, a sense of the value of p = 0.906, aroma value of p = 0.396, and the quality of hedonic value warana value of p = 0.475, p = 0.390 texture, taste value of p = 0.008 and p = 0.519 aroma. There was a significant influence on the acceptance of pumpkin flour in making brownies to include color preferences and the hedonic quality include flavors. And on assessing the texture, flavor, aroma there is no significant effect on the acceptability brownies. Then the acceptance of test results obtained formula is selected after the control formula with 70% pumpkin flour substitution as much as 140 g.