Hubungan Penampilan, Rasa Makanan, Waktu Penyajian, Dan Sikap Penyaji Terhadap Sisa Makan Sore Pasien Di RSIJ Cempaka Putih Tahun 2016
julianti;
Klasifikasi: NONE
ABSTRAK
Sisa makanan merupakan indikator penting dari pemanfaatan sumber daya dan persepsi konsumen. Data sisa makanan umumnya digunakan untuk mengevaluasi efektifitas program penyuluhan gizi. Adanya sisa makanan menunjukan kegagalan suatu penyelengaraan makanan di Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif observasional yang bersifat analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi dan penentuan sampel dengan menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel penelitian ini adalah pasien rawat inap kelas 1 dan kelas 2 di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih sebanyak 97 pasien. Data yang dikumpulkan meliputi data sisa makan sore pada pasien yang didapat melalui pengisian kuesioner dengan metode wawancara pasien. Data yang dikumpulkan meliputi identitas, usia, jenis kelamin, pendidikan, dan kelas perawatan, diperoleh dengan wawancara. Data penampilan makanan, rasa makanan, ketepatan waktu penyajian, dan sikap petugas penyaji, dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan data mengenai sisa makanan menggunakan metode comstock. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil Penelitian sebagian pasien (51,5%) berusia 25-35 tahun, berjenis kelamin perempuan (66%), memiliki pendidikan terakhir ( 90,7%) Tinggi. Sebagian pasien memiliki sisa makanan banyak (64,9%). Penampilan makanan Cukup Menarik (73,2%), yang meliputi warna cukup menarik (64,9%), bentuk makanan cukup menarik (72,2%), besar porsi cukup sesuai (68%), penyajian makanan menarik (51,5%). Sebanyak 70,1% pasien menilai cita rasa cukup enak, yang meliputi, rasa cukup enak (67%), aroma masakan cukup sedap (61,9%), bumbu masakan cukup sesuai (70,1%), konsistensi cukup sesuai (54,6), kematangan sesuai (46,4%). Ketepatan waktu penyajian (78,4%) tepat. Sikap petugas penyaji (85,6%) ramah. Hasil studi menunjukan tidak ada hubungan antara penampilan makanan dengan sisa makan sore (p=0,34), tidak ada hubungan antara cita rasa dengan sisa makan sore (p=0,20), tidak ada hubungan ketepatan waktu penyajian dengan sisa makan sore (p=0,74), dan tidak ada hubungan antara sikap petugas penyaji dengan sisa makan sore (p=0,16).
ABSTRACT
Plate Waste are important indicator of resource utilization and consumer’s perception. Plate Waste used to evaluate the effectiveness of nutrition counseling program. This study used quantitative method with observational analytic and cross sectional design. This study used sample that was hospitalized patients who met the inclusion criteria and used consecutive sampling with total sample was inpatients grade 1 and grade 2 in Jakarta Islamic Hospital (RSIJ) Cempaka Putih as much as 97 patients. The data was also collected from data plate waste in the afternoon by distributing questionnaires via interview method. Data collected include the identity, age, sex, education, and treatment classes, via interview method. Data of appearance, food flavors, time presentation and attitudes on plate waste patients, used questionnaire and also data plate waste used Comstock method. The data analyzing techniques used Chi Square. Results some of patients (51.5%) ages 25-35 years, female (66%), the last education (90.7%) High. Some patients have many leftovers (64.9%). The result appearance of food is attractive (73.2%), includes the color is attractive (64.9%), the form of food is quite attractive (72.2%), portion is fairly fit (68%), presentation food is interesting (51.5 %). A total of 70.1% of patients rate the taste is good, include taste is good (67%), the cuisine is savory aroma (61.9%), seasoning is appropriate (70.1%), the consistency is appropriate (54 , 6), corresponding is good(46.4%). Timeliness of presentation (78.4%) right. Attitude present officers (85.6%) friendly. This results showed there is no correlation between the appearance of food with plate waste in the afternoon (p = 0.34), there is no correlation with plate waste in the afternoon (p = 0.20), there is no correlation with timeliness presentation of plate waste in the afternoon ( p = 0.74), and there is no correlation between attitude present officer with plate waste in the afternoon (p = 0.16).