Hubungan Antara Penampilan, Rasa, Dan Variasi Makanan Dengan Asupan Energi Dan Zat Gizi Makro Pada Siswa-Siswi Kelas X Dan XI Madrasah Aliyah Di Pondok Pesantren Turus Pandeglang Banten Tahun 2016
khoirotunnisa awaliyah;
Klasifikasi: NONE
ABSTRAK
Asupan zat-zat gizi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan remaja akan membantu remaja mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.Pada remaja seringkali asupan energi dan zat gizi makro tidak tercukupi, karena pada masa ini, remaja sangat aktif dengan berbagai kegiatan, baik itu kegiatan sekolah maupun olahraga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penampilan, rasa, dan variasi makanan dengan asupan energi dan zat gizi makro siswa-siswi kelas X dan XI di Pondok Pesantren Turus Pandeglang Banten. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional.Dimana pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus 2016. Sebagai sampek penelitian adalah 106 siswa-siswi di Pondok Pesantren Turus Pandeglang Banten yang diambil dengan Random Sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian sebagian siswa-siswi yang memiliki asupan energi kurang (91.2%), asupan protein kurang (92.1%), asupan lemak kurang (89.5%), asupan karbohidrat (84.25), warna makanan cukup menarik (55.3%), bentuk makanan cukup menarik (64.9%), cara penyajian makanan cukup menarik (53.5%), besar porsi cukup sesuai (53.5%), bumbu makanan cukup enak (52.6%), aroma makanan cukup harum (33.3%), tekstur makanan cukup sesuai (57.9%), suhu cukup sesuai (46.5%). Dari hasil analisis bivariate diperoleh p-value >0.05 bahwa tidak ada hubungan antara Penampilan (warna makanan, bentuk makanan, cara penyajian, dan besar porsi), rasa (bumbu makanan, aroma makanan, tektur makanan, dan suhu), dan variasi makanan dengan asupan energi dan zat gizi makro, namun ada hubungan yang bermakna dengan p-value >0.05 besar porsi, cara penyajian, dan variasi makanan dengan asupan energi, dan ada hubungan yang bermakna dengan p-value >0.05 antara aroma makanan dengan asupan karbohidrat.
ABSTRACT
The intake of balance and appropriate nutrients with teenagers needs will be help them to get optimal growth and development. Sometimes, energy intake and macro nutrients for teenagers are not fulfilled because at this time, teenagers are very active with various activities. This purpose of this research to determine the correlation between apprearance, taste, and variety of food with energy intake and makro nutients of Srudets in X and XI in Pondok Pesantren Turus, Pandeglang, Banten. This research is a quantitative research with Cross Sectional approach. Where the data collection was conducted in August 2016. As a sample was 106 students in Pondok Pesantren Turus, Pandeglang, Banten which taken by random sampling. The data analyze using Chi Square test with a 95 % trust level. The result of the research in some studets who have less the intake of energy (91,2%), the less protein intake (92,1%), The less fat intake (89,5%), Carbohydrates (84,25%), The foods’ color is quite attractive (55,3%), the shape of food is quite interesting (64,9%), the way of presenting the food is quite interesting (53,5%), large portions are quite appropriate (53.5%), seasoning food is quite tasty (52.6%), the aroma of the food is quite fragrant (33.3%), the texture of the food is quite appropriate (57.9%), the temperature was quite appropriate (46.5%). From the results of bivariate analysis was obtained p-value> 0.05 that there is no correlation between the appearance (color of the food, the form of food, manner of presentation, and huge portions), flavor (seasoning food, the smell of food, the texture of food, and temperature), and a variety of foods with energy intake and macro nutrients, but there is a meaningful correlation with a p-value> 0.05 large servings, manner of presentation, and a variety of food to energy intake, and there is a meaningful relationship with a p-value> 0.05, the smell of food with carbohydrate intake.