Image of Studi Etnomedisin, Skrining Fitokimia, Dan Klt Tumbuhan Yang Berkhasiat Antidiare Di Desa Wangunjaya Provinsi Banten

Text

Studi Etnomedisin, Skrining Fitokimia, Dan Klt Tumbuhan Yang Berkhasiat Antidiare Di Desa Wangunjaya Provinsi Banten



Masyarakat Desa Wangunjaya, Banten, masih banyak menggunakan tumbuhan
tradisional untuk mengatasi penyakit umum, terutama diare. Penelitian ini
bertujuan mendokumentasikan jenis tumbuhan yang digunakan, bagian yang
dimanfaatkan, teknik pengolahan, kandungan metabolit sekunder, serta analisis
Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Metode deskriptif kuantitatif dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan perhitungan nilai Use Value (UV) dengan purposive
dan snowball sampling. Dari 70 informan, teridentifikasi 8 spesies dari 6 famili,
dengan jambu biji (Psidium guajava L.) memiliki UV tertinggi, sedangkan salak
(Salacca zalacca (Gaertn.) Voss) terendah. Famili Myrtaceae dan Zingiberaceae
merupakan sampel paling dominan, dengan bagian tumbuhan yang sering
digunakan yaitu daun dan rimpang. Cara pengolahan dilakukan dengan direbus
dan dikunyah langsung, kemudian dikonsumsi dua kali sehari. Senyawa aktif yang
banyak ditemukan meliputi flavonoid, saponin, tanin, dan fenol. Analisis KLT
membuktikan adanya flavonoid dan tanin dalam jumlah besar yang berperan
penting dalam efektivitas pengobatan diare secara tradisional.


Ketersediaan

#
Fakultas Farmasi dan Sains Belum ditentukan Kode Klasifkasinya
:
Tersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
FS03-250204
Penerbit Fakultas Farmasi dan Sains UHAMKA : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
xi,82 hal,;Ill.:Tab.21x29cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
FS03-250204
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Tipe Koleksi
Skripsi S1 - Farmasi
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


Akses Katalog Publik Daring - Gunakan fasilitas pencarian untuk mempercepat penemuan data katalog