Kajian Literatur Tanaman Jeruk Purut (Citrus Hystrix Dc.) Dari Segi Farmakognosi, Metabolit Sekunder, Aktivitasantioksidan Dan Antibakteri
Abdus Sakur; Sherley Rini;
No. Panggil: FS03-240134
Klasifikasi: FS03-240134
Jeruk purut (Citrus hystrix DC.) terklasifikasikan sebagai tumbuhan perdu, buahberbentuk bulat dengan tonjolan, kulit yang kasar dan tebal, serta menimbulkanaroma yang khas, mempunyai khasiat sebagai antioksidan, antibakteri, heparprotektif, kardiovaskular, antitumor, dan antiviral. Penelitian ini bertujuanuntuk mengulas farmakognosi, metabolit skunder, aktivitas antibakteri danantioksidan. Narrative review adalah metode kajian literatur eksplorasi jurnal
tanaman jeruk purut. Hasil penelitian ini menunjukkan tanaman jeruk purut
memiliki kandungan kimia pada daun, kulit buah dan perasan buah seperti
flavonoid, alkaloid, steroid, tanin, triterpenoid, saponin dan minyak atsiri. Komponen utama minyak atsiri jeruk purut sitronela, β-sitronelol, linalool, isopulegol, dan 2,6-oktadiene. Aktivitas antioksidan pada kulit buah jeruk purut
metode DPPH nilai IC50 2,49 ppm, daun dengan metode DPPH nilai IC50 25,907ppm, perasan buah dengan metode ABTS nilai IC50 67,92 ppm. Aktivitasantibakteri pada daun jeruk purut metode difusi terhadap bakteri Staphylococcusaureus konsentrasi larutan uji 20% zona hambat 8,3 mm, minyak atsiri metodedifusi terhadap bakteri S. typhi konsentrasi larutan uji 10% zona hambat 1,17mm. Kulit buah metode difusi terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae ATCCkonsentrasi larutan uji 10%, 30%, dan 50% zona hambat 5,14, 11,62, 9,68mm. Dapat disimpulkan bahwa tanaman jeruk purut memiliki senyawa metabolit sekunder, aktivitas antioksidan dan antibakteri.