Kajian Optimasi Suhu Dan Ph Enzim Amilase Dari Bakter Secara Narrative Review
maria lestari;
Klasifikasi: NONE
Enzim Amilase merupakan salah satu jenis enzim yang berperan penting
dalam berbagai bidang industri. Enzim amilase digunakan untuk menghidrolisis
pati menjadi molekul karbohidrat yang lebih sederhana, yaitu dekstrin, maltosa
dan glukosa. Industri yang menggunakan amilase antara lain yaitu industri kertas,
industri detergen, industri tekstil, industri makanan hingga bidang farmasi seperti
obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu optimum
dan pH optimum enzim amilase dari beberapa sumber bakteri. Penelitian ini
dilakukan dengan menggunakan metode narative review yang terkait dengan
pengaruh suhu dan pengaruh pH enzim amilase dari 14 jurnal. Dari hasil studi
literatur dapat diketahui bahwa pengaruh suhu optimum dan pH optimum enzim
amilase berasal dari 14 jurnal yaitu memperoleh aktivitas amilase sebanyak 22%
berada pada suhu 60°C dengan bakteri Bacillus sp. PA-05, bakteri termo-alkalifil,
dan bakteri Bacillus sp, diikuti sebanyak 14% pada suhu 50°C, 40°C, 37°C, dan
30°C dengan bakteri Arthrobacter arilaitensis LBF-003, bakteri Geobacillus sp.
DS3, bakteri Bacillus amyloliquefaciens, bakteri Pseudomonas stutzeri ISL B5,
bakteri Bacillus megaterium, bakteri Bacillus subtilis BI19, bakteri Arthrobacter
arilaitensis, dan bakteri Azospirillum sp. JG3, dan diikuti sebanyak 7% berada
pada suhu 70°C, 55°C, dan 45°C dengan bakteri R₂ M larva, bakteri Bacillus sp.
RSAII-1b, dan bakteri amilolitik BSF. Pada pH optimum sebanyak 50% berada
pada pH 7 dengan bakteri Arthrobacter arilaitensis, bakteri Bacillus sp. PA-05,
bakteri Azospirillum sp. JG3, bakteri amilolitik BSF, bakteri Bacillus
amyloliquefaciens, bakteri Bacillus sp., dan bakteri Geobacillus sp. DS3, diikuti
sebanyak 7% pada pH 9, pH 8,5, pH 8, pH 7,5, pH 6, pH 5 dan pH 4 dengan
bakteri Arthrobacter arilaitensis LBF-003, bakteri termo-alkalifil, bakteri Bacillus
subtilis BI19, Pseudomonas stutzeri ISL B5, bakteri Bacillus sp. RSAII-1b,
bakteri Bacillus megaterium dan bakteri R₂ M larva.