Variasi Konsentrasi Pati Biji Alpukat Sebagai Bahan Penghancur Terhadap Sifat Fisik Tablet Ekstrak Kering Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum) Dengan Zink Sulfat
Cut Al Fira;
Klasifikasi: NONE
Pati biji alpukat (Persea americana Mill.) memiliki potensi sebagai bahan
tambahan sediaan tablet. Biji alpukat terdapat kandungan pati yang cukup tinggi,
yakni sekitar 80,1% dengan kadar amilosa sebesar 43,3% dan amilopektin sebesar
36,8%. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi pati biji
alpukat sebagai bahan penghancur. Dibuat 5 formula tablet, yaitu 5%, 8%, 10%,
12%, 15%. Evaluasi tablet meliputi uji kekerasan tablet, kerapuhan tablet dan waktu
hancur tablet. Hasil uji kekerasan diperoleh F1 7,48 kg, F2 6,48 kg, F3 5,43 kg, F4
4,83 kg, F5 4,28 kg. Hasil uji kerapuhan diperoleh F1 0,54%, F2 0,64%, F3 0,77%,
F4 0,87%, F5 0,94%. Hasil uji waktu hancur diperoleh F1 10,20 menit, F2 9,16
menit, F3 8,17 menit, F4 7,19 menit, F5 6,18 menit. Hasil uji evaluasi dilakukan
dengan ANOVA satu arah dengan taraf kepercayaan 95% (α = 0,05) dengan nilai
signifikasi sebesar 0,000 yang artinya lebih kecil dari 0,05 dan dilanjutkan dengan
Uji Tukey HSD yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna dari 5 formula.
Simpulan penelitian ini adalah semakin meningkat konsentrasi pati biji alpukat
maka mengurangi tingkat kekerasan, meningkatkan kerapuhan dan mempercepat
waktu hancur.