ANALISIS PERTUMBUHAN PROFITABILITAS DAN LIKUIDITAS PERBANKAN SYARIAH PERIODE 2012 -2016 (STUDI KASUS BANK BNI SYARIAH)
drs. janaedi, m.m.;
Klasifikasi: NONE
Nurfitriana, Analisis Pertumbuhan Profitabilitas Dan Likuiditas Perbankan Syariah
Periode 2012-2016 (Studi Kasus Bank BNI Syariah). Skripsi, Program Studi
Perbankan Syariah. Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Prof. DR.
HAMKA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan Profitabilitas dan
Likuiditas Perbankan Syariah. Penelitian ini menggunakan studi kasus Bank BNI
Syariah yang mempublikasikan laporan keuangannya secara lengkap dalam data
tahunan selama periode 2012-2016. Teknik analisis yang dipergunakan dalam
penelitian ini adalah analisis deskriptif.
Melalui alat analisis rasio profitabilitas dan likuiditas diperoleh hasil
bahwa untuk Rasio profitabilitas, yang diwakili oleh rasio Gross Profit Margin
(GPM),Net Profit Margiin (NPM), Return On Asset (ROA), Return On Equity
(ROE), Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) diperoleh hasil pada
tahun 2012, 2013, 2014, 2015, 2016. Rasio Gross Profit Margin (GPM) 10,93%,
11,14%, 10,11%, 11,96%, dan 12,60%, hasil ini menunjukkan bahwa kineja yang
baik karena semakin tinggi nilain Gross Profit Margin (GPM) semakin baik
keadaan operasional perusahaan. Rasio Net Profit Margiin (NPM) 8,08%, 7,28%,
8,88%, 9,36%, hasil ini menunjukkan bahwa kinerja bank BNI Syariah karena
nilai Net Profit Margiin (NPM) tidak meningkat secara signifikan. Rasio Return
On Asset (ROA) 1,48%, 1,37%, 1,27%, 1,43%, 1,44%, hasil ini menunjukkan
bahwa nilai Return On Asset (ROA) tidak meningkat secara signifikan, tetapi nilai
Return On Asset (ROA) dinilai masih baik sesuai dengan yang ditetapkan oleh
standar Bank Indonesia. Return On Equity (ROE) 9,31%, 9,65%, 10,84%,
11,39%, 11,94%, hasil nilai Return On Equity (ROE) menunjukkan peningkatan
yang sangat baik dan hal tersebut dinilai cukup baik sesuai dengan standar yang
ditetapkan oleh Bank Indonesia. Beban Operasional Pendapatan Operasional
(BOPO) 88,79%, 88,11%, 89,80%, 89,63%, 87,67% dari hasil tersebut nilai
87,67% terbilang kurang baik dari standari yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
Rasio likuiditas diwakili oleh rasio Quick Ratio, Cash Ratio, Financing to
Deposit Ratio (FDR) diperoleh hasil pada tahun 2012, 2013, 2014, 2015, 2016.
Quick Ratio 146,28%, 36,07%, 21,09%, 26,73%, 31,07% hasil ini menunjukkan
bahwa semakin besar nilai Quick Rati o maka semakin baik kemampuan