PENGARUH VARIASI WAKTU GESEK TERHADAP SIFAT FISIK PADA PENGELASAN FRICTION WELDING ALUMINIUM DAN TEMBAGA
Rizki Aditiya Rusneli; Riyan Ariyansah;
No. Panggil: eSTM-1903035009
ABSTRAK
Pengaruh Variasi Waktu Gesek Terhadap Sifat Fisik pada Pengelasan Friction Welding Aluminium dan Tembaga
Rizki Aditiya Rusneli
Proses pengelasan telah menjadi metode utama dalam penyambungan logam dengan berbagai
teknik, termasuk las busur listrik, las oksigen,asetilen dan las gesek. Las gesek (friction welding)
merupakan metode pengelasan keadaan padat yang memanfaatkan panas dari gesekan antar material
tanpa memerlukan logam pengisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik struktur
mikro dan makro hasil pengelasan gesek pada material Aluminium dan Tembaga. Selain itu,
penelitian ini mengeksplorasi pengaruh parameter pengelasan, yaitu tekanan penekanan (forging
pressure), waktu penekanan (forging time), dan waktu gesekan (swipe time), terhadap struktur mikro
sambungan dan kekuatan sambungan maksimum. Metode yang digunakan meliputi analisis
metalografis menggunakan pengujian mikro, Scanning Electron Microscopy (SEM), dan X-Ray
Diffraction (XRD) untuk mengidentifikasi struktur kristal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pada analisis struktur mikro di zona leleh (melting zone), terdapat butiran kristal kasar pada hasil
pengelasan gesek antara Tembaga dan Aluminium. Pengujian makro menunjukkan bahwa waktu
penekanan selama 30 detik pada kecepatan putaran 1300 rpm menghasilkan sambungan terbaik,
dengan hasil optimal pada spesimen ketiga. Pengelasan gesek mampu menyatukan Aluminium dan
Tembaga dengan karakteristik termal yang berbeda secara efektif. Metode ini memberikan efisiensi
tinggi, tanpa memerlukan logam pengisi, dan mampu menghasilkan sambungan dengan kekuatan
optimal serta struktur mikro yang unik. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk
mengoptimalkan parameter proses serta menambah pengujian mekanik seperti uji darik dan
kekerasan guna memperbanyak hasil analisis.
Kata kunci: Friction welding, aluminium, tembaga, struktur makro, struktur mikro
Effect of Friction Time Variation on Physical Properties in Friction Welding of Aluminum and Copper
Rizki Aditiya Rusneli
Welding has become the primary method of joining metals using a variety of techniques, including
electric arc welding, oxygen, acetylene and friction welding. Friction welding is a solid state
welding method that utilizes heat from friction between materials without the need for filler metal.
This study aims to analyze the micro and macro structural characteristics of friction welding results
on Aluminum and Copper materials. In addition, this study explores the influence of welding
parameters, namely forging pressure, forging time, and swipe time, on the joint microstructure and
maximum joint strength. The methods used include metallographic analysis using micro testing,
Scanning Electron Microscopy (SEM), and X-Ray Diffraction (XRD) to identify the crystal structure.
The results showed that in the microstructure analysis in the melting zone, there were coarse crystal
grains in the results of friction welding between Copper and Aluminum. Macro testing shows that a
pressing time of 30 seconds at a rotation speed of 1300 rpm produces the best connection, with
optimal results in the third specimen. Friction welding is capable of effectively joining Aluminum
and Copper with different thermal characteristics. This method provides high efficiency, without the
need for filler metals, and is able to produce joints with optimal strength and unique microstructure.
Based on the results of this study, it is recommended to optimize the process parameters and add
mechanical tests such as tensile and hardness tests to increase the analysis results.
Keywords: Friction welding, aluminum, copper, macro structure, micro structure