MODIFIKASI SISTEM PEMANAS OVEN DENGAN
SUMBER PANAS HEATER
Zulkarnain Ferdiansyah; Riyan Ariyansyah;
No. Panggil: eSTM-1803035063
MODIFIKASI SISTEM PEMANAS OVEN DENGAN SUMBER PANAS HEATER
Zulkarnian Ferdiansyah
Penelitian ini berfokus pada perancangan dan analisis kinerja alat pengering kayu dengan tujuan
meningkatkan efisiensi proses pengeringan melalui pengendalian suhu udara. Modifikasi dilakukan
dengan mengganti sistem pemanas konvensional menggunakan heater dan blower sebagai sumber
panas. Alat pengering ini memiliki dimensi panjang 1170 mm, lebar 740 mm, dan tinggi 650 mm.
Pengujian dilakukan pada suhu 50°C, 60°C, dan 70°C untuk mengevaluasi perubahan kadar air,
massa kayu, kelembaban relatif, serta durasi pengeringan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa
peningkatan suhu pengeringan mempercepat penurunan kadar air kayu. Pada suhu 50°C, kadar air
berkurang hingga 17% dalam 600 menit, sedangkan pada suhu 60°C dan 70°C, kadar air menurun
masing-masing hingga 16% dalam 420 menit dan 15% dalam 300 menit. Peningkatan efisiensi
pengeringan terjadi karena udara panas mempercepat pelepasan uap air dari kayu, sehingga
mengurangi waktu pengeringan dan meningkatkan kualitas hasil akhir.
Kata kunci: Pengering kayu, efisiensi proses pengeringan, kadar air, massa kayu, kelembaban
relatif, suhu pengeringan, kalor, waktu pengeringan.
MODIFICATION OF THE OVEN HEATING SYSTEM WITH A HEATER HEAT
SOURCE
Zulkarnian Ferdiansyah
This study focuses on the design and performance analysis of a wood drying machine aimed at
improving drying process efficiency through air temperature control. The modification was carried
out by replacing the conventional heating system with a heater and blower as heat sources. The
drying machine has dimensions of 1170 mm in length, 740 mm in width, and 650 mm in height.
Testing was conducted at temperatures of 50°C, 60°C, and 70°C to evaluate changes in moisture
content, wood mass, relative humidity, and drying duration. Experimental results indicate that
increasing the drying temperature accelerates the reduction of wood moisture content. At 50°C, the
moisture content decreased to 17% within 600 minutes, while at 60°C and 70°C, it dropped to 16%
in 420 minutes and 15% in 300 minutes, respectively. The improvement in drying efficiency occurs
because hot air speeds up the release of water vapor from the wood, thereby reducing drying time
and enhancing the final product quality.
Key words: Wood dryer, Wood dryer, drying process efficiency, moisture content, wood mass,
relative humidity, drying temperature, heat, drying tim