FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN
KINERJA KADER POSYANDU DI KELURAHAN
KEBAYORAN LAMA UTARA KOTA
JAKARTA SELATAN TAHUN 2025
DIVA ADRIANI PUTRI;
No. Panggil: 55_2026_FIKES_DIVA ADRIANI PUTRI_2105015134
Klasifikasi: NONE
Kader posyandu merupakan garda terdepan dalam penyelenggaraan
pelayanan kesehatan dasar masyarakat dan berperan penting dalam meningkatkan
derajat kesehatan melalui kegiatan promotif dan preventif. Namun, pencapaian
kinerja kader yang optimal masih menghadapi berbagai tantangan, yang dapat
dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari aspek individu, organisasi maupun
psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
berhubungan dengan kinerja kader posyandu di Kelurahan Kebayoran Lama Utara
Kota Jakarta Selatan, yang meliputi umur, pendidikan, pengetahuan, pelatihan,
imbalan, motivasi dan sikap. Dalam penelitian ini, metodologi yang digunakan
adalah dengan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Teknik
pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh (total sampling) dengan
jumlah responden sebanyak 147 kader. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa
sebagian besar kinerja kader masih kurang (53,1%), berumur dewasa (79,6%),
berpendidikan tinggi (83%), memiliki pengetahuan baik (55,1%), pelatihan baik
(55,1), tidak pernah mendapat imbalan (61,2%), memiliki motivasi tinggi (55,8%),
dan sikap positif (62,6%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan
antara motivasi (Pvalue = 0,008) dengan kinerja kader posyandu. Sedangkan untuk
variabel umur (Pvalue = 0,561), pendidikan (Pvalue = 0,918), pengetahuan(Pvalue
= 0,069), pelatihan (Pvalue = 0,137), imbalan (Pvalue = 0,352), dan sikap (Pvalue
= 0,914) tidak berhubungan dengan kinerja kader posyandu. Disarankan agar pihak
kelurahan memberikan dukungan berupa motivasi, penghargaan, serta pemerataan
kesempatan mengikuti pelatihan sehingga kader memiliki semangat lebih tinggi dan
kompetensi yang merata.
Kata Kunci : Kader, Posyandu, Kinerja