FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN
OVERWEIGHT PADA SISWA/I KELAS X DAN XI MAS PERSIS 69
MATRAMAN, JAKARTA TAHUN 2024
MUHAMMAD DIPONEGORO;
No. Panggil: 30_2026_FIKES__MUHAMMAD DIPONEGORO_2005015116
Klasifikasi: NONE
Overweight disebabkan oleh banyak faktor, diantarannya meliputi usia, jenis
kelamin, pengetahuan gizi, dan aktivitas fisik. DKI Jakarta sebagai provinsi dengan
prevalensi terbesar untuk kasus overweight pada remaja usia sekolah menjadi salah
satu alasan untuk dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan overweight pada siswa/i
kelas X dan XI di MAS Persis 69 Matraman, Jakarta Timur, Jakarta tahun 2024.
Variabel penelitian meliputi usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, status gizi, dan
pengetahuan gizi. Melalui metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-
sectional, Populasi untuk penelitian ini adalah sebanyak 107 siswa/i. Teknik sampel
yang digunakan adalah total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan
data primer, serta dianalisis dengan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mayoritas responden mengalami overweight
dan obesitas (35,1%), sementara 25,8% memiliki status gizi normal, dan hanya 0,95%
yang underweight. Responden terdiri dari 48,6% laki-laki dan 51,4% perempuan,
dengan 45,7% berusia 16 tahun dan 54,3% berusia 17-18 tahun. Sebanyak 70,5%
berasal dari keluarga dengan pendapatan setara atau di atas UMR DKI, sementara
29,5% berada di bawah UMR. Dalam hal aktivitas fisik, 55,7% tergolong ringan dan
44,3% berat. Tingkat pengetahuan gizi mayoritas tinggi (78,1%), sedangkan 21,9%
rendah. Sementara 35,1% siswa mengalami overweight dan 35,1% lainnya mengalami
obesitas. Uji statistik menemukan bahwa hanya variabel pendapatan keluarga yang
memiliki hubungan signifikan dengan kejadian overweight (p = 0,004; PR = 2,58; CI
95% = 1,33–5,02). Sementara itu, variabel usia (p = 0,708), jenis kelamin (p = 0,407),
aktivitas fisik (p = 0,377), dan pengetahuan gizi (p = 1,000) tidak menunjukkan
hubungan signifikan dengan kejadian overweight