Determinan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Ibu dan Anak “X” Jakarta Selatan Tahun 2023
luh putu artini; dr tati nuryati, skm., m.kes ; prof. dr. rustika, skm., m.sc;
Klasifikasi: NONE
Anemia adalah kondisi kurangnya hemoglobin (Hb) dalam darah, yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Anemia dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2020 menyebutkan bahwa penyebab kematian ibu antara lain perdarahan (28,29%), hipertensi dalam kehamilan (23,86%), dan kematian ibu akibat gangguan sistem peredaran darah (4,94%), perdarahan pada kehamilan yang sering dijumpai adalah perdarahan antepartum (plasenta previa dan solusio plasenta) dan perdarahan postpartum (atonia uteri, retensio plasenta, sisa plasenta, dan laserasi traktus genitalia bawah).. Tujuan penelitian : untuk mengetahui Deteminan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Ibu dan Anak X Jakarta Selatan. Metode Penelitian : Penelitian ini mixed methode Mixed Method Research dengan mengunakan desain Cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada ibu hamil dengan 126 sampel, teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Analisa data dengan menggunakan uji chi square dengan p <0,05. Hasil Penelitan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan terhadap anemia pada ibu hamil (P Value= 0,001), paritas (P Value= 0,001), status Gizi (P Value= 0,002), pengetahuan (P Value= 0,000), paparan media informasi (P Value= 0,000), dukungan suami (P Value= 0,000), kepatuhan konsumsi tablet fe (P Value= 0,003) sedangkan yang tidak berhubungan dengan anemia pada ibu hamil yaitu umur, fasilitas kesehatan dan petugas kesehatan. Variabel kepatuhan konsumsi tablet fe merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap Anemia pada ibu hamil PR 40,667. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan, paritas, status gizi, pengetahuan, paparan media oinformasi, dukungan suami, dan kepatuhan konsumsi tablet fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Saran: disarankan untuk meningkatkan pengetahuan, dan perilaku ibu hamil tentang anemia, serta melakukan pencegahan dan pengobatan anemia secara dini.