Hubungan Budaya Keselamatan Pasien dengan Insiden Keselamatan Pasien di Rumah Sakit X Tahun 2023
ari wahyudi hertanto; dr. emma racmawati, dra., m.kes ; dr.dr sutoto, m.kes;
Klasifikasi: NONE
Keselamatan pasien merupakan komponen yang sangat penting dalam pelayanan Kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Data Insiden Keselamatan Pasien dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2022 jumlah insiden di Indonesia tahun 2022 sebanyak 3.640 insiden. Jumlah ini menurun dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai 4.100 insiden. Dari jumlah tersebut sebanyak 3.260 insiden merupakan Kejadian Nyaris Cidera (KNC) dan 380 insiden merupakan Kejadian Tidak Cidera (KTC). Berdasarkan hasil survey pengukuran budaya keselamatan pasien dengan menggunakan instrument Agency Health Research Quality (AHRQ) dengan nama kuesioner Hospital Survey On Patient Safety Culture (HSOPSC) tahun 2018 yang dilakukan pada bulan Oktober 2022 oleh Komite Mutu RS X diperoleh kesimpulan dari 12 dimensi budaya keselamatan pasien sebanyak 4 dimensi dinyatakan lemah, 6 dimensi dinyatakan sedang dan 2 dimensi dinyatakan kuat. Hal ini sejalan dengan data insiden selama periode satu tahun (Oktober 2022-Oktober 2023) bahwa insiden yang tertinggi yaitu insiden Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) sebanyak 11 insiden, Kenyadian Nyaris Cidera (KNC) sebanyak 10 insiden dan Sentinel sebanyak 1 insiden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dimensi budaya keselamatan pasien dengan insiden keselamatan pasien (KTD) di RS X tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 257 karyawan. Teknik pengambilan sampling total sampling dengan analisa data univariat dan
bivariat menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Januari 2024. Hasil bivariat yang diperoleh yaitu tidak terdapat hubungan antara dimensi keterbukaan komunikasi (Pvalue 0,106>0,05), dimensi umpan balik dan komunikasi tentang error (Pvalue 4,415>0,05), dimensi respon tidak menghukum terjadinya error (Pvalue 0,638>0,05), dimensi pembelajaran organisasi dan perbaikan terus menerus (Pvalue 2,949>0,05), dimensi staffing (Pvalue 2,202>0,05), dimensi harapan dan kegiatan ka. Unit/ spv/manajer dalam mendukung keselamatan pasien (Pvalue 1,913>0,05), dimensi kerjasama dalam unit (Pvalue 2,916>0,05), dimensi dukungan manajamen rumah sakit terhadap keselamatan pasien (Pvalue ,323>0,05),
dimensi handoff dan pergantian shift (Pvalue 2,111>0,05), dimensi kerjasama antar unit (Pvalue 0,857>0,05), dimensi frekuensi pelaporan insiden (Pvalue 1,685>0,05), dimensi persepsi keselamatan secara umum (Pvalue 1,901>0,05) dengan insiden keselamatan pasien di RS X tahun 2023.