Pengaruh Kompensasi Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Guru SMK Sekecamatan Parung
dr. rismita, m.pd.; dr. fetrimen, m.pd.;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, menguji dan memperoleh
gambaran yang jelas tentang pengaruh Kompensasi Kerja (X1), dan Disiplin Kerja (X2) Terhadap Kinerja Guru (Y) Guru SMK Sekecamatan Parung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiasif dan pengujian hipotesis menggunakan metode analisis jalur (path analysis) sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner, dengan sampel 100 guru dari 134 populasi guru SMK Sekecamatan Parung. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dari pembahasan penelitian, maka dapat dikemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut: (1) Kompensasi Kerja (X1) berpengaruh positif terhadap kinerja guru (Y). Dari hasil perhitungan koefisien jalur didapatkan pengaruh langsung kompensasi kerja terhadap kinerja guru memiliki persamaan regresi Y = 22,277 + 0,788X1,ρ31 = 0,796, ρ-value = 0,000 < 0,005, sementara t hitung = 13,006, sedangkan t tabel pada taraf signifikansi
α (0,05) = 1,66 untuk df = 98, (2) Disiplin Kerja (X2) berpengaruh positif
terhadap kinerja guru (Y). Dari hasil perhitungan koefisien jalur didapatkan
pengaruh langsung disiplin kerja terhadap kinerja guru memiliki persamaan regresi Y = 17,050 + 0,864X2,ρ32 = 0,871, ρ-value = 0,000 < 0,005, sementara t hitung = 17,556, sedangkan t tabel pada taraf signifikansi α (0,05) = 1,66 untuk df = 98, (3) Kompensasi kerja (X1) berpengaruh positif terhadap disiplin kerja (X2). Dari hasil perhitungan koefisien jalur didapatkan pengaruh langsung kompensasi kerja terhadap disiplin kerja memiliki persamaan regresi X2 = 14,754 + 0,783X1,ρ21 = 0,785, ρ-value = 0,000 < 0,005, sementara t hitung = 12,537, sedangkan t tabel pada taraf signifikansi α (0,05) = 1,66 untuk df = 98.
Dilihat hasil dari penelitian maka dapat disimpulkan bahwa kinerja guru
akan meningkat jika kompensasi kerja dan disiplin kerja sebagai proses penunjang berjalan dengan baik sebagai mana mestinya. Apabila kompensasi kerja yang diberikan kepada guru sesuai dengan yang mereka kerjakan akan berpengaruh terhadap kinerja guru yang dikerahkan selama periode tertentu dan apabila guru dapat menjalankan kedisiplinan kerja yang sudah diatur pada suatu organisasi secara baik maka akan meningkatkan kinerja yang baik pula.