Pengaruh Komunikasi Kepala Sekolah dan Inovasi Guru Terhadap Etos Kerja Guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Se Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Barat
dra. ummul qura, m.pd.; anen tumanggung, ph.d; dr.h. moh. suryadi syarif, mm;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini sebagai alat kajian bertujuan untuk menelaah dan menganalisis dari
masalah sebagai variabel yang diteliti sesuai dengan hipotesis yang diuji adalah : (1) terdapat pengaruh langsung positif komunikasi kepala sekolah terhadap etos kerja guru, (2) terdapat pengaruh langsung positif Inovasi guru terhadap etos kerja guru, (3) terdapat pengaruh langsung positif Komunikasi kepala sekolah terhadap Inovasi guru. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kuantitatif yang dilaksanakan pada guru-guru SMK Negeri se Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Barat sebagai populasi sebanyak 496 guru dengan sampel penelitian sejumlah 137 guru yang dipilih secara proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuisioner dengan metode survey yang dikumpulkan melalui tiga instrumen yaitu etos kerja guru, Komunikasi kepala sekolah, dan Inovasi guru dengan menggunakan skala model linket. Instrumen dikalibrasi dengan uji validitas butir dan koefisien reliabilitas dengan rumus Alpha Cronbach. Persyaratan analisis data menggunakan SPSS 23 guna untuk menguji normalitas data, normalitas Galat, dan uji homogenitas varians. Analisis data
dengan menggunakan teknik korelasi sederhana, uji linearitas data, dan uji analisis jalur juga dilakukan dengan bantuan SPSS 23. Hasil penelitian ini menunjukan : pertama, terdapat pengaruh langsung positif Komunikasi kepala sekolah terhadapa etos kerja guru, dengan persamaan regresi X̂ 3 = 160,984 + 0,181 X1 dan koefisien korelasi (r13) sebesar 0,307 artinya tingkat hubungannya cukup kuat dan koefisien determinasi (r13 2) = KD = 0,0942 dengan nilai koefisien jalur (p31) sebesar 0,075 > 0,05 maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh langsung positif dan signifikan variabel Komunikasi kepala sekolah terhadap etos kerja sebesar 0.94%, kedua, terdapat pengaruh langsung positif Inovasi guru terhadapa etos kerja guru, dengan persamaan regresi X̂ 3 = 16,157 + 1,127 X2 dan koefisien korelasi (r23) sebesar 0,993 artinya tingkat hubungannya cukup kuat dan koefisien determinasi (r23 2) = KD = 0,986 dengan nilai koefisien jalur (p32) sebesar 0,360 > 0,05 maka
disimpulkan bahwa terdapat pengaruh langsung positif dan signifikan variabel Inovasi guru terhadap etos kerja sebesar 98,60%, ketiga, terdapat pengaruh langsung positif Komunikasi kepala sekolah terhadapa Inovasi guru, dengan persamaan regresi X̂ 2 = 8,780 + 0,948 X1 dan koefisien korelasi (r12) sebesar 0,996 artinya tingkat hubungannya cukup kuat dan koefisien determinasi (r12
2) = KD = 0,9920 dengan nilai koefisien jalur (p21) sebesar 0,996 > 0,05 maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh langsung positif dan signifikan variabel Komunikasi kepala sekolah terhadap Inovasi guru sebesar 99%. Ketiga hipotesisi telah teruji kebenarannya pada taraf signifikansi α = 0,05