Hubungan Self Efficacy dan Adversity Quotient terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa | UPT Perpustakaan UHAMKA 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Sedangkan uji linearitas dengan menggunakan program SPSS 25.0 diperoleh Deviation from Linearity sebesar 0,064 pada variabel self efficacy dan kemampuan penalaran matematis, kemudian nilai Deviation from Linearity pada variabel adversity quotient dan kemampuan penalaran matematis sebesar 0,991, maka dapat disimpulkan bahwa uji linearitas tersebut memiliki hubungan yang linear. Pada uji hipotesis digunakan uji regresi berganda diperoleh nilai sig. (0,935) > 0,05 pada self efficacy dan kemampuan penalaran matematis, nilai sig. (0,077) > 0,05 pada adversity quotient dan kemampuan penalaran matematis, dan nilai sig. (0.866) pada self efficacy dan adversity quotient secara bersama-sama terhadap kemampuan penalaran matematis, maka dengan demikian H0 ditolak yang menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan diantara ketiga variabel tersebut." />