Kajian Perubahan Tutupan Lahan di Kabupaten Serang Pada Tahun 2015 dan Tahun 2017 Menggunakan Citra Landsat 8
devi fajar lestari; drs. tricahyono nh, m.si; drs. fadiarman, m.pd;
Klasifikasi: NONE
Siti Zuha Hurianti. 1401115045. Kajian Perubahan Tutupan Lahan di Kabupaten Serang Pada Tahun 2015 dan Tahun 2017 Menggunakan Citra Landsat 8. Skripsi. Jakarta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, 2018.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tutupan lahan wilayah Kabupaten Serang Banten tahun 2015 dan tahun 2017 menggunakan citra landsat 8.
Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penutup lahan di Kabupaten Serang. Sample dalam penelitian ini adalah sebagian penutup lahan, Penutup lahan lahan ini meliputi seluruh jenis penutup lahan di daerah penelitian yang diperoleh dari interaksi citra landsat 8. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan cara interpretasi citra untuk menentukan tutupan lahan yang setiap tahunnya mengalami perubahan.
Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa 1) Pada tahun 2015 Kabupaten memiliki 7 kelas tutupan lahan dengan proporsi luas yang berbeda-beda. Tutupan lahan Badan air memiliki luas sebesar 1898,96 Ha (1,3%), Lahan Terbangun memiliki luas sebesar 5515 Ha (3,8%), Persawahan memiliki luas 43311,09 Ha (30,1%), Perkebunan memiliki luas sebesar 16761,34 Ha (11,6%), Hutan Sekunder memiliki luas sebesar 21162,62 Ha (14,7%), sedangkan luas Hutan Primer sebesar 38141,46 Ha (26,5%), dan luas tutupan awan sebesar 17233,9 Ha (12%). Pada tahun 2015 luas tutupan lahan terbesar yaitu Persawahan sebesar 30,1 % , sedangkan luas tutupan lahan terkecil yaitu Badan Air sebesar 1,3%. Pada tahun 2017 Kabupaten Serang memiliki kalsifikasi lahan sejumlah 6 kelas terdiri dari Badan Air, Lahan Terbangun, Persawahan, Perkebunan, Hutan Sekunder, dan Hutan Primer. klasifikasi tutupan lahan pada tahun 2017. Tutupan lahan badan air memiliki luas sebesar 915,28 Ha (0,6%), lahan terbangun memiliki luas 44887,94 Ha (31,2%), Persawahan memiliki luas 11503,10 (8%), Perkebunan 23486,72 (16,8), Sedangkan Hutan Sekunder memiliki luas sebesar 19499,87 Ha (13,5) dan luas Hutan Primer memiliki luas 43731,51 Ha (30,4%). Luas tutupan lahan terbesar yaitu lahan terbangun sebesar 31,2 %, sedangkan luas tutupan lahan terkecil yaitu badan air sebesar 0,6%). 2 ) Pada tahun 2015 - 2017 terjadi perluasan Lahan Terbangun sebesar 39372,92 Ha atau (27,3%), perkebunan mengalami perluasan lahan sebesar 6725,38 Ha (4,7%), dan Hutan Primer sebesar 5590,05 Ha (3,9%) Selanjutnya tutupan lahan yang mengalami penurunan yaitu Persawahan mengalami penurunan sebesar 31807,98 Ha (22,1%). Hutan Sekunder mengalami penurunan tertinggi sebesar 1662,76 Ha (1,2%) selain itu tutupan hutan yang mengalami penurunan terendah yaitu badan air sebesar sebesar 983,68 Ha (0,7%).
Kata Kunci : Tutupan Lahan, Citra Landsat 8, Kabupaten Serang