Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kumpulan Cerpen Lima Cerita Karya Desi Anwar
dr. h. nawawi, m.si;
Klasifikasi: NONE
Fitria Rezikha Pamungkas : 1701045100. "Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kumpulan Cerpen Lima Cerita Karya Desi Anwar". Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, 2021.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya karakter positif untuk menjadi manusia yang berakhlak mulia dan bermartabat. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan cerpen Lima Cerita karya Desi Anwar. Peneliti menggunakan teori menurut Kemdikbud 18 nilai pendidikan karakter. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Data yang dihasilkan berupa kutipan dalam cerpen. Sumber data dalam penelitian ini berupa buku Lima Cerita karya Desi Anwar, jurnal, artikel ilmiah, dan buku teori tentang pendidikan karakter. Buku Lima Cerita karya desi anwar ini terdiri atas 307 halaman, yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama pada bulan 2019.
Berdasarkan hasil pembahasan dalam kumpulan cerpen Lima Cerita karya Desi Anwar terdapat banyak kutipan yang menunjukkan adanya nilai pendidikan karakter. Dari lima cerpen yang dianalisis diantaranya menunjukkan bahwa, cerpen pertama berjudul “Kematian” ditemukan 9 nilai pendidikan karakter (mandiri, tanggung jawab, kerja keras, menghargai prestasi, jujur, bersahabat atau komunikatif, peduli sosial, gemar membaca, dan rasa ingin tahu). Cerpen kedua berjudul “Cerita Delia” ditemukan 9 nilai pendidikan karakter (mandiri, bersahabat atau komunikatif, cinta tanah air, peduli sosial, peduli lingkungan, kreatif, jujur, gemar membaca, dan disiplin). Cerpen ketiga berjudul “Pedihnya Pendewasaan” ditemukan 9 nilai pendidikan karakter (mandiri, gemar membaca, religius, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, peduli sosial, tanggung jawab, dan kerja keras). Cerpen keempat berjudul “Cinta Sempurna” ditemukan 7 nilai pendidikan karakter (gemar membaca, kreatif, rasa ingin tahu, bersahabat atau komunikatif, tanggung jawab, mandiri, dan cinta tanah air). Cerpen kelima berjudul “Ibu Yang Baik” ditemukan 9 nilai pendidikan karakter (rasa ingin tahu, gemar membaca, bersahabat atau komunikatif, kerja keras, disiplin, tanggung jawab, jujur, menghargai prestasi, dan mandiri).
Oleh karena itu, hasil temuan tersebut peneliti melakukan presentase data terkait nilai pendidikan karakter yang sering muncul dalam kumpulan cerpen Lima Cerita karya Desi Anwar adalah nilai karakter mandiri, bersahabat dan komunikatif, dan
v
gemar membaca dengan persentase mencapai sebesar 28,0%. Nilai karakter tanggung jawab dengan persentase mencapai sebesar 22,4%. Nilai karakter jujur, kerja keras, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, dan peduli sosial sama-sama mencapai persentase sebesar 16,8%. Nilai karakter religius, disiplin, kreatif, dan cinta tanah air dengan presentase mencapai sebesar 11,2%. Nilai karakter yang muncul hanya satu kali yaitu nilai karakter cinta damai dan peduli lingkungan dengan presentase mencapai sebesar 5,6%. Dan nilai karakter yang tidak muncul adalah nilai karakter demokratis, semangat kebangsaan atau nasionalisme, dan toleransi.