Kajian Semiotika Pada Novel Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono
dr. h. nawawi, m.si;
Klasifikasi: NONE
Aulia Ainun Fatinah, NIM : 1701045094. “Kajian Semiotika Pada Novel Hujan
Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono.”. Skripsi, Jakarta : Program Studi
Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan Dan Ilmu
Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, 2020.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna kalimat yang terdapat dalam
Novel Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono dengan menggunakan
kajian semiotik dikaji dengan menggunakan 3 sistem penanda yang terdiri dari
ikon, indeks, dan simbol menggunakan teori Charles Sanders Pierce. Penelitian ini
dilakukan sejak Maret 2021 sampai dengan Juni 2021. Pada penelitian ini, penulis
menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis isi. Adapun
proses penelitian ini dilakukan dengan membaca novel Hujan Bulan Juni terlebih
dahulu, membuat ringkasan cerita novel Hujan Bulan Juni, mengidentifikasi data
dari sumber data, menandai kutipan novel Hujan Bulan Juni, menyalin kutipan
novel Hujan Bulan Juni menggunakan kajian semiotik untuk mengetahui tandatanda bahasa pada kalimat yang terdapat dalam novel Hujan Bulan Juni yang
terdiri dari: 1) ikon 2) indeks 3) simbol, dan menyimpulkanya. Hasil analisis
unsur-unsur tanda bahasa dalam novel Hujan Bulan Juni terdapat 16 kosa kata
yang termasuk ke dalam unsur ikon diantaranya yaitu dukun, sakura, kitab suci,
pendapa, Muhammad, rumah, raja, maestro, pastur, alun-alun, Yesus, gembala,
permaisuri, sufi, penyair, Bilal. Hasil analisis unsur-unsur tanda bahasa dalam
novel Hujan Bulan Juni terdapat 20 kosa kata yang termasuk ke dalam unsur
indeks diantaranya yaitu capek, pelotot-memelototi, demam, menggil, bengong,
lega, menggeser, cengeng, menimbang-nimbang, harap-harap cemas, resah,
merindukan, kehilangan, sengsara, gemeter, kecewa, putus asa, takut, sakit hati,
galau. Hasil analisis unsur-unsur tanda bahasa dalam novel Hujan Bulan Juni
terdapat 25 kosa kata yang termasuk ke dalam unsur simbol diantaranya yaitu
lampu hijau, sosiologi, aksara, pacar, sensei, antropologi, atmosfir, priyai, Kristen,
Allah, salat, macapat, sonata, khusyuk, musafir, khatam, nasib, takdir, insomnia,
masjid, gereja, natal, jilbab, neraka. Hasil Analisis keselurahan data yang
ditemukan dalam novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono yang
dianalisis menggunakan kajian semiotik diidentifikasi memiliki 61 tanda-tanda
bahasa. Peneliti menyimpulkan berdasarkan hasil analisis bahwa unsur simbol
merupakan tanda dalam bahasa yang paling banyak terdapat dalam novel
berjumlah 25 kosa kata, sedangkan data yang paling sedikit dalam novel
berdasarkan hasil analisis yaitu unsur ikon karena hanya terdapat 16 kosa kata
yang melambangkan tanda bahasa dalam novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi
Djoko Damono.