Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Kartini yang Disutradarai oleh Hanung Bramantyo
regita marina; dr. hj. nini ibrahim, m. pd; dra. ummul qura, m. pd;
Klasifikasi: NONE
Regita Marina: 1501045079. “Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Kartini
yang Disutradarai oleh Hanung Bramantyo”. Skripsi. Jakarta: Program Studi
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, 2019.
Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan dan mengkaji jenis-jenis tindak
tutur perlokusi yang terdapat dalam dialog film Kartini karya Hanung Bramantyo.
Jenis penelitian ini, yaitu penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Metode
penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Teknik dan prosedur pengumpulan
data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi yang meliputi pengamatan
serta melakukan pencatatan informasi. Selanjutnya, teknik dokumentasi yang
berupa transkip. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui empat
langkah, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Data ini terdapat 406 tuturan yang terbagi menjadi lima tindak tutur
perlokusi dengan masing-masing jenisnya. Tindak tutur perlokusi asertif
(representatif) dengan jenis menyatakan, memberitahukan, menuntut, mengakui,
menunjukkan, memberikan kesaksian, menyebutkna, berspekulasi, memperhatikan
dan meramalkan. Tindak tutur perlokusi direktif dengan jenis memesan, meminta,
mengajak, memaksa, menyarankan, mendesak, menyuruh, menagih, memerintah,
memohon, menantang, memberi aba-aba, menyetujui, melarang, dan menasehati.
Tindak tutur perlokusi ekspresif dengan jenis terima kasih, mengeluh,
mengucapkan selamat, menyanjung, memuji, dan mengkritik. Tindak tutur
perlokusi komisif dengan jenis mengancam dan menyatakan kesanggupan. Jenis
tindak tutur deklarasi dengan jenis memutuskan, membatalkan, mengabulkan, dan
mengizinkan