Unsur Budaya Melayu Pada Gurindam 12 Karya Raja Ali Haji Serta Implikasinya Terhadap Pembelakaran Sastra Indonesia Di SMA
tupi setyowati, s.e., m.m. ; drs. komara, s.e., m.m.; dr. hj. nani solihati, m.pd; drs. dede hasanudin, m.hum;
Klasifikasi: NONE
REZKI ROMADHAN. Unsur Budaya Melayu Pada Gurindam Dua Belas Karya Raja Ali Haji Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra Indonesia Di SMA. Skripsi. Jakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, 2015.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, membuktikan, dan menemukan unsur budaya Melayu pada Gurindam Dua Belas Karya Raja Ali Haji yang kenal dengan nilai keislaman, Fokus penelitian ini adalah unsur budaya Melayu pada Gurindam Dua Belas Karya Raja Ali Haji yang terdapat pada pasal pertama, ketiga, kelima, ketujuh, kesembilan, dan kesebelas, sedangkan Subfokus penelitian ini adalah petuah dan amanah.
Penelitian ini mengambil 50% dari objek kajian, yaitu pasal pertama, ketiga, kelima, ketujuh, kesembilan, dan kesebelas Gurindam Dua Belas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis ini. Keenam pasal yang dikaji penulis mengambil petuah dan amanah yang terkandung dalam unsur budaya Melayu. Data yang terkumpul terdiri dari pasal pertama terdiri dari 12 baris, pasal ketiga terdiri dari 14 baris, pasal kelima terdiri dari 12 baris, pasal ketujuh terdiri dari 22 baris, pasal kesembilan terdiri dari 14 baris, dan pasal kesebelas terdiri dari 12 baris dengan perincian sebagai berikut: petuah terdapat pada pasal ketiga, kelima, ketujuh dan kesembilan, sedangkan amanah terdapat pada pasal kesatu dan kesebelas.
Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari Gurindam Dua Belas pasal pertama, ketiga, kelima, ketujuh, kesembilan dan kesebelas diperoleh 31 petuah dan 12 amanah dengan klasifikasi butir tunjuk ajar Melayu, yaitu: 18 ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, 1 ketaatan kepada pemimpin, 3 keutamaan menuntut ilmu pengetahuan, 4 bertanam budi dan membalas budi, 5 rasa tanggung jawab, 15 kasih sayang, 4 bersangka baik kepada semua makhluk, 10 sifat tahu diri, 2 sifat amanah, 9 memanfaatkan waktu dan 8 berpandangan jauh ke depan.
Setelah hasil analisis diperoleh, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kebudayaan merupakan pola pikir maupun kebiasaan yang sudah diwariskan dari generasi masa lampau. Petuah merupakan nasihat bersifat nasihat semata, sedangkan amanah wajib direalisasikan. Petuah dan amanah yang terkandung dimaksudkan untuk membentuk manusia yang berlandakan nilai keislaman dan hasil analisis yang didapatkan memberikan implikasi terhadap pendidikan di ranah SMA dan tujuan pendidikan yang ingin mencerdaskan kehidupan bangsa,