Pengaruh Metode Pembelajaran Inquiry Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas V di SDN Kapuk 03 Pagi Cengkareng Jakarta Barat
ahmad subaki, s.e., m.m., ak., ca., cpa. ; daram heriansyah, s.e., m.si.; prof. dr. h. abdul madjid latief, m. pd, m.m,.; kowiyah, m.pd.;
Klasifikasi: NONE
ELVA SULVIANA.1401045098. Pengaruh Metode Pembelajaran Inquiry Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas V Di SDN Kapuk 03 Pagi Cengkareng Jakarta Barat. Skripsi. Jakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, 2018.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan metode pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar IPApada siswa kelasV SDN Kapuk 03 Pagi Cengkareng Jakarta Barat. Penelitian ini di kelas VA dan VB semester II tahun ajaran 2017/2018.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Eksperimen Design (Eksperimen Semu) dengan desain Posttest Only Control Group Design. Sampel penelitian sebanyak 64 siswa,yang terdiridari 31 siswapadakelas V-A sebagai kelas control menggunakan metode pembelajaran konvensional dan 33 siswa pada kelas V-B sebagai kelas eksperimen menggunakan metode pembelajaran inquiry. Instrumen digunakan terlebih dahulu diuji cobakan kepada 23 siswa kelas V di SDN Kapuk 08 Petang Cengkareng Jakarta Barat. Dari uji validitas skor hasil belajar IPA siswa dengan rumus pearson product moment, pengujian dilakukan dengan instrumen soal essay 20 butir soal didapatkan 10 butir soal yang valid dan 10 butir soal tidak valid (drop). Uji instrumen dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach diperoleh rhitung = 0,772 > rtabel = 0,413, maka instrumen reliabel.
Uji persyaratan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah normalitas dengan menggunakan uji Liliefors dan uji homogenitas pada penelitian ini menggunakan uji Fisher. Berdasarkan hasil perhitungan pada kelas eksperimen diperoleh Lhitung0,1459 < Ltabel 0,1542 dan Lhitung 0,1129 < Ltabel 0,1591 pada kelas kontrol. Maka dapat disimpulkan bahwa kedua kelas berdistribusi normal. Uji Fisher untuk uji homogenitas diperoleh Fhitung= 1,06 untuk dk penyebut = 32 dan untuk dk pembilang = 30 pada taraf signifikan = 0,05 dari tabel distribusi F diketahui nilai 1,81 karenaFhitung < Ftabel = 1,06< 1,81, maka H0 diterima yang artinya kedua kelompok data mempunyai varians yang sama atau homogen. Selanjutnya pada teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis yaitu dengan uji-t, pada taraf signifikan = 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = 62. Uji analisis data dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung = 2,97> ttabel = 2,00, maka H0 yang menyatakan ditolak dan tidak terdapat pengaruh, sedangkan H1 yang menyatakan diterima dan terdapat pengaruh penggunaan metode pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar IPApada siswa kelas V. Pada analisis effect size diperoleh 0,2 < d < 0,8 (0,2 < 0,74 < 0,8).
Dengan demikian hasil analisis perhitungan data yang diperoleh dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan pada penggunaan metode pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar IPApada siswa kelas Vdi SDN Kapuk 03 Pagi Cengkareng Jakarta Barat.