Pengaruh Pupuk Organik Cangkang Telur Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Rawit
ahmad subaki, s.e., m.m., ak., ca., cpa.; malyaning wulan, s.e., m.ak.; dra. hj. meitiyani, m.si; devi anugrah, m.pd.;
Klasifikasi: NONE
ABSTRAK
Rafvenia. Pengaruh Pupuk Organik Cangkang Telur Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Skripsi. Jakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, 2018.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cangkang telur terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Serpong dari April–Juni 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 6 perlakuan dan 5 ulangan. Uji normalitas dan uji homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, kemudian dilanjutkan dengan analisis varians (ANAVA) satu faktor dan uji beda nyata terkecil (BNT). Perlakuan yang dimaksud adalah P0, P1, P2, P3, P4, dan P5 berturut-turut adalah pemberian dengan pupuk organik cangkang telur dengan dosis 0, 45, 60, 75, 90, dan 105 g. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, panjang akar, berat basah, dan berat kering tanaman. Hasil penelitian pada 35 HSPT menunjukkan nilai tertinggi pada P4 (dosis 90 g) untuk kedua parameter, yaitu panjang akar dan berat basah tanaman cabai rawit secara berturut-turut adalah 20,10 cm dan 17,96 g, sedangkan pada parameter tinggi tanaman dan berat kering tanaman cabai rawit menunjukkan nilai tertinggi pada P5 (dosis 105 g) secara berturut-turut adalah 54,80 cm dan 3,00 g. Pada perlakuan P4 (dosis 90 g) persentase terhadap kontrol pada kedua parameter panjang akar dan berat basah tanaman cabai rawit berturut-turut yaitu 130,52% dan 269,67% , sedangkan pada perlakuan P5 (dosis 105 g) persentase terhadap kontrol pada kedua parameter tinggi tanaman dan berat kering tanaman cabai rawit berturut-turut yaitu 139,79% dan 282,49%. Hasil perhitungan uji ANAVA satu faktor didapat Fhitung > Ftabel. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik cangkang telur berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, panjang akar, berat basah, dan berat kering tanaman cabai rawit.