Studi Kualitas Air Tanah di Kelurahan Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan
dr. bambang dwi hartono, m.si; drs. tricahyono, nh, m.si; drs. hartono, m.pd.;
Klasifikasi: NONE
Dewi Ratna Sari. NIM : 1401115013. Studi Kualitas Air Tanah di Kelurahan Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan Skripsi. Jakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, Agustus, 2018.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah di daerah Permukiman Kelurahan Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan serta untuk mengetahui air tanah di daerah permukiman Kelurahan Srengseng sawah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan sudah tercemar atau belum berdasarkan standar kualitas air bersih Permenkes RI. No.416/Menkes/Per/IX/1990.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang didasarkan pada analisis laboratorium. Penentuan sempel air tanah di Kelurahan Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan menggunakan teknik area sampling berdasarkan kepadatan permukiman.
Hasil penelitian diketahui bahwa Air tanah di Kelurahan Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan menurut kualitas fisika yaitu tidak berbau, Jumlah Zat padat Terlarut (TDS) berkisar antara 128 – 213 mg/ℓ, kekeruhan berkisar antara 0,14 – 0,19 NTU, Rasa tidak berasa, Suhu 29 - 310C, Warna < 1 TCU. Untuk kualitas kimia yaitu Besi (Fe) yaitu < 0,155, Florida (F-) berkisar antara < 0,16 – 0,19 mg/ℓ, Kesadahan berkisar antara 56,16 – 190,40 mg/ℓ, Klorida berkisar antara 32,01 – 32,50 mg/ℓ, Kromium val 6 yaitu < 0,027 mg/ℓ, Mangan berkisar antara 0,048 – 1,015 mg/ℓ, Nitrat sebagai N berkisar antara 3,496 – 6,167 mg/ℓ, Nitrit sebagai N berkisar antara < 0,004 – 0,008 mg/ℓ, pH berkisar antara 4,7 – 7,2, Seng yaitu < 0,080 mg/ℓ, Sianida yaitu < 0,028 mg/ℓ, Sulfat berkisar antara 13 – 92 mg/ℓ, Zat organik berkisar antara 0,18 – 1,2 mg/ℓ, total coliform berkisar antara < 2 - 1600 JPT/100ml.
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI. NO.416/Menkes/Per/1990 untuk standar kualitas air bersih menunjukan bahwa air tanah di Kelurahan Srengseng Sawah sudah tercemar. Dibuktikan dengan terlampauinya konsentrasi kualitas kimia dan biologi air tanah yaitu parameter pH, Mangan serta kandungan bakteri total coliform. Pada permukiman padat kandungan pH (4,7) sedangkan kadar pH yang diperbolehkan berkisar antara 6,5-9,0. Untuk parameter mangan 1,015 mg/ℓ (wilayah permukiman padat) sedangkan kadar mangan yang diperbolehkan 0,5 mg/ℓ hal ini menunjukan bahwa parameter pH dan mangan sudah melampaui baku mutu air bersih yang diperbolehkan. Untuk parameter biologi kandungan bakteri total coliform, pada permukiman sangat padat dan sedang kandungan bakteri total coliform yaitu < 2 JPT/100 ml - 1600 JPT/100 ml, sedangkan kadar bakteri total coliform yang diperbolehkan yaitu 50 JPT/100ml. hal ini menyebabkan kualitas air tanah di Kelurahan Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan tidak dapat digunakan sebagai sumber air bersih.