Pengaruh Model Pembelajaran Probing Prompting terhadap Motivasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa Kelas V SDN RAWAJATI 05 Pagi Jakarta Selatan
h. ahmad subaki, s.e., m.m., ak., ca., cpai. ; zulpahmi, s.e., m.si.; dra. nur wahyuni, m.si; ika yatri, m.pd;
Klasifikasi: NONE
Ika Septia Mardaiani. NIM: 1301045259. Pengaruh Model Pembelajaran Probing Prompting terhadap Motivasi Belajar IPS Siswa Kelas V SDN Rawajati 05 Pagi Jakarta Selatan. Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof DR.HAMKA, 2017.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh motivasi belajar IPS siswa kelas V menggunakan model pembelajaran Probing Prompting di SDN Rawajati 05 Pagi Jakarta Selatan tahun ajaran 2016-2017.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Intact-Droup Comparison. Varian bebas: model pembelajaran Probing Prompting. Varian terikat: motivasi belajar IPS. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Rawajati 05 Pagi Jakarta Selatan pada semester II tahun ajaran 2016/2017. Sampel yang diteliti sebanyak 50 siswa yang terdiri dari 25 kelas eksperimen, dan 25 kelas kontrol. Hal ini dilaksanakan karena menggunakan sampel jenuh. Instrumen pembelajaran aktif dan motivasi belajar IPS siswa terdiri dari 20 pernyataan yang dibentuk dalam skala Likert. Aspek yang diukur adalah pembelajaran aktif yaitu keaktifan siswa dalam kelas, kerjasama dalam tim dan motivasi belajar siswa khususnya dalam mata pelajaran IPS.
Sebelum digunakan dalam penelitian, instrumen diuji coba kepada 30 siswa dalam populasi responden, kemudian diuji validitasnya dengan rumus Product Moment didapat 20 soal yang valid dan 10 soal tidak valid (drop). Kemudian dilakukan uji reliabilitas, dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach didapat
rhitung = 0,927 > 0,361, maka instrumen reliabel. Hasil perhitungan distribsi frekuensi motivasi belajar kelas eksperimen mean= 70,12 median= 71,2 modus= 72,604 dan simpangan baku= 3,593 dan perhitungan distribusi frekuensi motivasi belajar kelas kontrol, mean= 67,48 median= 68,2 modus= 69,652 dan simpangan baku= 3,378. Kemudian dilakukan uji normalitas, menggunakan uji Lilifors untuk kelas eksperimen didapat = Lo (thitung) = 0,1488 < 0,1730. Sedangkan kelas kontrol didapat = Lo (thitung) = 0,1208 < 0,1730. Maka dapat disimpulkan ditribusi normal. Uji homogenitas menggunakan uji Fisher diperoleh Fhitung = 1,131 < 1,98 dapat disimpulkan homogen.
Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil thitung = 2,635 yang artinya model pembelajaran Probing Prompting berkontribusi terhadap motivasi belajar sebesar = 2,635 dengan demikian masih banyak faktor – faktor lain yang mempengaruhi motivasi belajar IPS. Dari hasil penelitian, jika thitung > ttabel yang berarti diterima. Hasil thitung 2,635 > ttabel 1,678.
Maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat “Pengaruh Model Pembelajaran Probing Prompting terhadap Motivasi Belajar IPS siswa kelas V SDN Rawajati 05 Pagi Jakarta Selatan.”