Studi Kualitas Air Tanah Di Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara
ahmad subaki, s.e, ak, mm, ca; bambang tutuko, s.e, m.si, ca; drs. tricahyono, nh, m.si; drs. sunaryo ishaq, mm, m.pd;
Klasifikasi: NONE
AHMAD FAHRI HANIFUDDIN, Studi Kualitas Air Tanah di Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara. Skripsi. Jakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, November 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah didaerah permukiman Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara serta untuk mengetahui sudah atau belum tercemar air tanah berdasarkan standar kualitas air bersih Permenkes RI. No.416/Menkes/Per/IX/1990.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang didasarkan pada analisis laboratorium. Penentuan sempel air tanah di Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara menggunakan teknik erea sampling berdasarkan kepadatan permukiman.
Hasil penelitian diketahui bahwa Air tanah di Kelurahan Tugu Selatan Air tanah di Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara menurut kualitas fisika yaitu tidak berbau, Jumlah Zat padat Terlarut (TDS) berkisar antara 449 – 839 mg/ℓ, kekeruhan berkisar antara 0,40 – 1,08 NTU, Rasa tidak berasa, Suhu 28-300C, Warna berkisar antara 3 - 5 TCU. Untuk kualitas kimia yaitu Besi (Fe) yaitu < 0,155, Florida (F-) < 0,16 mg/ℓ, Kesadahan berkisar antara 215,84 – 339,20 mg/ℓ, Klorida berkisar antara 79,56 – 263,04 mg/ℓ, Kromium val 6 yaitu < 0,027 mg/ℓ, Mangan berkisar antara < 0,048 – 0,433 mg/ℓ, Nitrat sebagai N berkisar antara 1,023 – 3,354 mg/ℓ, Nitrit sebagai N berkisar antara 0,720 – 0,847 mg/ℓ, pH berkisar antara 7,2 – 7,4, Seng yaitu < 0,080 mg/ℓ, Sianida yaitu < 0,028 mg/ℓ, Sulfat berkisar antara 82,0 – 108,0 mg/ℓ, Zat organik berkisar antara 2,40 – 6,79 mg/ℓ, total coliform berkisar antara 220 - > 1600 JPT/100ml.
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI. NO.416/Menkes/Per/1990 untuk standar kualitas air bersih menunjukan bahwa seluruh air tanah di Kelurahan Tugu Selatan sudah tercemar. Dibuktikan dengan tidak sesuainya kualitas biologi air tanah, tingginya kandungan bakteri total coliform pada wilayah permukiman sangat padat sebesar 220 JPT/100 ml, pada permukiman padat dan sedang lebih dari 1600 JPT/100 ml, sedangkan kadar bakteri total coliform yang diperbolehkan yaitu 50 JPT/100ml. Hal ini menyebabkan kualitas air tanah di Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja tidak dapat digunakan sebagai sumber air bersih.
Kata Kunci : Kualitas Air, Air Tanah, Kelurahan Tugu Selatan