Perbedaan Metode Discover Learning Dengan Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar PKB Siswa Kelas IV Di SDN Mangunjaya 03 Bekasi'
zul pahmi, s.e., m.si ; kurnia heriansyah, s.e., m. ak.; nur wahyuni, dra, m.si; m\imin ninawati, se, m.pd;
Klasifikasi: NONE
ABSTRAK
Dadang iswanto. Perbedaan metode Discovery Learning dengan Problem Based Learning terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN Mangunjaya03
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara yang menggunakan metode Discovery Learning dengan Problem Based Learning terhadap hasil belajar PKn.
Penelitian ini dilaksanakan di SDN Mangunjaya 03. Metode yang digunakan adalah metode Discovery Learning dan Problem Based Learning. Sampel yang digunakan sebanyak 60 siswa/i kelas IV yang diambil secara acak bertingkat proporsional.
Untuk mendapatkan data hasil belajar PKn, peneliti mendapatkan dengan cara dokumentasi, yakni data diperoleh dari pihak sekolah. Untuk mendapatkan data peneliti melakukan uji coba soal intrumen. Dari 40 butir instrumen, diperoleh 30 valid dan 10 tidak valid, serta 30 reliabel dan 10 tidak reliabel. Dasar pengambilan keputusan suatu butir pernyataan valid apabila thitung> ttabel dan reliabel apabila rhitung> rtabel.Untuk mendapatkan data kemampuan verbal, disusun instrumen yang telah diujicoba validitas dan reliabilitasnya. Dari 40 butir instrumen, diperoleh 30 valid dan 10 tidak valid, serta 30 reliabel dan 10 tidak reliabel. Dasar pengambilan keputusan suatu butir pernyataan valid apabila thitung> ttabel dan reliabel apabila rhitung> rtabel.
Untuk uji kenormalan data dilakukan Uji Lilliefors. Dari perhitungan Uji Lilliefors diperoleh Lhitung untuk metode discovery learning sebesar 0,061, Lhitung untuk metode problem based learning sebesar 0,065, dan Lhitung untuk prestasi belajar matematika sebesar 0,062. Ltabel pada dan n=47 adalah 0,126, karena Lhitung< Ltabel maka dapat disimpulkan bahwa semua data berdistribusi normal.
Analisis regresi sederhana antara metode discovery learning dengan problem based learning adalah1, regresi ini linier karena Fhitung = -0,16< Ftabel = 3,05 dan regresi ini berarti karena Fhitung = 154,17 > Ftabel = 4,03 pada . Analisis discovery learning antara problem based learning terhadap mata pelajaran PKn adalah 2, regresi ini linier karena Fhitung = -1,29< Ftabel = 2,01 dan regresi ini berarti karena Fhitung = 56,50> Ftabel = 4,03 pada . Analisis regresi ganda antara discovery learning dan problem based learning dengan Hasil belajar PKn adalah, regresi ganda ini signifikan karena Fhitung = 47,78> Ftabel = 3,20 pada .
Dari hasil perhitungan diperoleh koefisien korelasi ganda sebesar 0,89; hal ini menunjukkan terdapat hubungan yang sangat kuat antara ketiga variabel. Sedangkan uji keberartian korelasi menunjukkan bahwa korelasi berarti karena Fhitung = 47,78 > Ftabel = 3,20 pada . Dengan demikian hipotesis penelitian diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan anatara metode discovery learning dengan problem bassed learning terhadap Hasil belajar PKn.